tulisan ini berangkat dari pengalaman pribadi saya, terhadap dampak anak-anak jika di motivasi dengan kata-kata yang baik semisal alif anak pintar, zaky anak cerdas, alif anak yang banyak teman, dan seterusnya.
saya sangat meyakini bahwa kata-kata tersebut mampu memotivasi mereka untuk bersikap positif percaya diri dan merasa di hargai, dan bagi kita para orang tua kata-kata tersebut sekaligus do'a dari kita para orang tua tersebut.
yang saya lakukan adalah di pagi hari ketika mereka mau berangkat sekolah, anda para orang tua yang punya kesempatan untuk mengantarkan anak-anak ke sekolah, manfaatkan waktu tersebut untuk berkomunikasi dan memotivasi anak-anak, agar mereka tumbuh menjadi pribadi-pribadi yang percaya diri saat yang sama berfikiran positif.
saya pernah juga mendapat share pengalaman dari sahabat di Nuernberg, Jerman, ...beliau ketika mengantarkan anaknya, sampai di sekolah ketika membuka jaket...sebelum masuk kelas...beliau membacakan satu surat al qur'an dari juz amma...beliau mengatakan setelah di ulang beberapa kali...anaknya bisa ikut menghapalnya....ini juga contoh yang sangat baik untuk di ikuti, sehingga anak-anak kita tumbuh menjadi pribadi yang juga berkarakter Islam yang baik.
semoga brmanfaat.
musim dinggin, Hannover 7 nov 2011
jahar

Lafadz Takbir
اَللهُ اَكْبَرُ 3× لاَاِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَاللهُ اَكْبَرْ اللهُ اَكْبَرْ وَِللهِ الحَمْدُ. اَللهُ اَكْبَرُ كَبِيْرًا وَالحَمْدُ ِللهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَاَصِيْلاً لاَاِلَهَ الله وَنَعْبُدُ اِلاَّ اِيَّاهُ مُخْلِصِيْنَ لَهُ الدِّيْنَ وَلَوْكَرِهَ الكَافِرُوْنَ لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ صَدَقَ وَعْدَهُ وَنَصَرَ عَبْدَهُ وَاَعَزَّ جُنْدَهُ وَهَزَمَ الاَحْزَابَ وَحْدَهُ لاَ اِلَهَ اِلاَّ اللهُ اَكْبَرْ اللهُ اَكْبَرْ وَِللهِ الحَمْدِ
“Allah Maha Besar 3x tiada Tuhan selain Allah, & Allah Maha Besar. Allah Maha Besar & bagi Allah segala pujian (3x). Allah Maha Besar lagi sempurna kebesaran-Nya. Segala puji bagi Allah dgn pujian yg byk . Maha suci bagi Allah sepanjang pagi & petang. Tiada tuhan selain Allah & tiadalah kami menyembah selain kepada-Nya dgn mengikhlaskan agama kepada-Nya meskipun dibenci oleh orang kafir. Tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, Yang Maha Benar akan segala janji-Nya, yg menolong hamba-Nya, yg memuliakan pengikut-Nya, & yg mengusir semua musuh Nabi-Nya dgn sendiri-Nya. Tiada tuhan selain Allah & Allah Maha Besar. Allah Maha Besar & segala pujian hanya milik Allah.”
alhamdulillah idul adha pertama di Hannoverr, berjalan dengan lancar, kami kebagian tugas untuk membawa lontong dan kerupuk untuk acara halal bi halal KMH, sholat idul adha di Bishofsholer Damm 85 Lt. 10 dimulai pukul 09.30, sebelumnya seperti tradisi di Indonesia, kami melaksanakan takbir bersama-sama sambil menunggu suadara-suadara yang lain bisa hadir. sholat diimami oleh pak Joharsyah Cipto Kusumo, dan Khatib idul adha Ustadz Jaenal Effendi dari Goettingen.
subhanallah... sholat idul adha ini di adakan oleh KMH karena bertepatan hari libur, jadi dilaksanakan sendiri oleh KMH, kalau hari rayanya jatuh di hari kerja, biasanya KMH tidak melaksanakannya.
sempat ada ke khawatiran dari sebagian kecil penggurus apakah banyak yang bisa datang, namun subhanallah dari penuturan pak Yunus, yang sudah sekitar 9 tahun berada di Hannover, beliau mengatakan dari beberapa kali pengadaan sholat idul fitri, maupun idul adha, maka idul adha kali ini yang paling banyak jama'ahnya. bahkan juga ada perwakilan dari Goettingen, Braunsweig, dan Wolfsburg. selamat kepada pengurus KMH periode 2011-2012 dibawah kepemimpinan bapak Hamdan Syakuri.
o, ya bagi saya juga surprise dengan penampilan grup nasyid "belum ada nama" karena baru dibentuk belum lama, dengan waktu latihan hanya 3-4 kali, mampu menampilkan nuansa meriah dan religius dalam acara ini, bravo kepada Dimas, Ezza, Hilmi,Yudhi,Malik ...siapa lagi ya...:)...dulu katanya Hannover pernah mempunyai tim nasyid, namun sudah lama vakum ...dan sekarang walaupun musim dingin mulai datang, kebangkitan seni Islam kembali memperlihatkan tanda-tanda nya di bumi Hannover...Allahu Akbar 3x.

bagi saya, adanya tim nasyid ini menjadi pertanda mulai kembalinya geliat anak muda mencintai Islam, karena apa, melalui seni Islam, mampu mengumpulkan anak-anak muda untuk duduk mendengarkan Islam tanpa terasa...saya memperhatikan langsung para remaja yang awalnya duduk-duduk di luar...namun ketika mendengar ada nasyid..mereka antusias dan langsung masuk ke dalam...khusuk mendengarkan nasyid...teruslah latihan, tidak tertutup kemungkinan kalau serius masuk ke dapur rekaman. Amin.
Calon-calon engginer ternyata juga punya jiwa seni yang tinggi...:). sekedar ide awal bisa jadi melalui tim nasyid ini KMH bisa meng gagas mengadakan festival nasyid se Jerman, syukur-syukur mampu mendatangkan tim nasyid yang sudah duluan eksis di tanah air, seperti Snada, IZIS, Ruhul Jadid, dll.
begitu juga dengan quiz yang diadakan, bisa dipertahankan untuk mendinamisasikan acara-acara keIslaman kedepannya....
sekali lagi selamat untuk pengurus KMH...dan warga KMH...ini pertanda kegiatan ke Islaman di kota Hannover dan sekitarnya kembali mengeliat setelah beberapa tahun vakum...dan mari kita jadikan para intelektual yang merupakan stock pemimpin bangsake depan, yang cerdas, dan juga beriman dengan kaffah. Amin.
Qurban kami tahun ini, dikelola oleh teman-teman di DPRa Pondok Pinang, Jakarta Selatan. jazakalllah khairan katsiro...ke Ust Andi N, ust Ali F, dan seluruh tim DPRa.
musim dingin, 8 nov 2011
jahar
Tepat pukul 00.00 CET, hari ini tanggal 30 oktober 2011, terdapat kesepakatan bersama di Jerman, tepat pk 00.00 karena masuk musim winter, maka waktu di mundurkan satu jam. Hal ini agar jam kerja dan masuk kantor, bisa lebih terang, perlu diketahui bahwa jam 07.00 CET musim dingin ini, suasananya masih malam dan masih bisa sholat shubuh.
Ahad pagi ini, saya turun dari kamar 251 hotel Reuterhof Darmstadt, masih gelap, dan disamping hotel terdapat masjid emir sulthan, masjid komunitas Turki di kota Darmstadt, kerinduan akan masjid di tanah air sedikit terobati, karena masjid Emir Sulthan , benar benar berbentuk masjid ala di Indonesia, ada menaranya, dan satu bangunan hanya masjid, dilengkapi dengan kantin, kantor pengurus masjid, arena main untuk anak, indoor dan outdoor. Perlu pembaca ketahui, sebagian besar masjid di Jerman, berbentuk bagian dari bangunan yang di jadikan masjid, missal appartemen, atas atasnya toko dan lain-lain, artinya bisa jadi kalau anda yang terbiasa di Indonesia

Beberapa minggu yang lalu saya mengajak teman-teman di Hannover, untuk berdiskusi dengan topik keseimbangan, topik ringan yang menyertai majlis kami di sore jum’at tiap dua mingguan. Di awali dengan pengamatan kami bersama, kenapa, di Jerman musimnya 4 musim: musim semi, musim panas, musim gugur dan musim dingin.
Saat ini di Hannover, musim gugur, dedaunan menguning, disertai angin yang cukup kencang, dedaunan yang menguning tersebut berjatuhan. Dan kami sangat menyadari bahwa berjatuhannya daun yang menguning tersebut pasti dalam skenario Allah SWT.
Kami mengawali majlis dengan mendtadaburi QS Al-Mulk (67): 3:
“Yang Telah menciptakan tujuh langit berlapis-lapis. kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Tuhan yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang. Maka Lihatlah berulang-ulang, Adakah kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang?”
Ayat ini memberikan penegasan bahwa alam raya ini adalah ciptaan Allah, yang semuanya dalam skenario terbaik, dan pasti Allah menciptakan alam raya ini dengan keseimbangan, Allah menciptakan siang untuk beraktifitas, dan Allah mengiringinya dengan malam untuk istirahat, Allah menciptakan laki-laki sebagai pemimpin, dan Allah menciptakan perempuan sebagai pasangan yang memberikan keseimbangan, dan seterusnya.
Lantas, mengapa Allah menciptakan 4 musim di Jerman, dan berbeda dengan di Indonesia dan Timur Tengah. Apa kesimbangannya? …kita mendapatkan bahwa Allah sangat sayang kepada semua umat manusia, tidak terkecuali non muslim, dan Islam itu rahmat bagi sekalian alam. Kami melihat langsung budaya orang Jerman, dan juga Negara eropa lainnya, kalau di musim panas mereka benar-benar berpakaian ala kadarnya (terbuka), bahkan mereka berjemur Cuma dengan celana dalam dan BH, dimana saja, tidak musti harus di pantai. Bagi saya dan orang-orang muslim di Negara ini, menjadi risih, “lihat kebawah terbuka, lihat ke atas juga terbuka”. Bahkan adakalanya mereka “bersenang-senang” di taman kota.
Nah, karena Allah sayang dengan semua umat manusia, Allah menciptakan 4 musim di sini dan belahan eropa lainnya, kalaupun mereka punya budaya berpakaian “terbuka” di saat musim panas, tapi alam menuntut mereka untuk menutup tubuh mereka ketika memasuki musim gugur, karena saat musim gugur, dedaunan menguning dan berjatuhan, diiringi dengan angin yang kencang dan dingin, jadi mau tidak mau mereka menutup tubuh dengan pakaian yang panjang dan tebal.
Setelah musim gugur, Allah memnciptakan musim dingin, sesuai dengan namanya benar-benar dingin, bisa 0 derjat bahkan bisa sampai -10 derjat celcius. Mana ada yang bisa membuka auratnya semena-mena pada musim ini. Bisa beku.
Setelah musim dingin, di ikuti musim semi, musim semi cuacanya ada kalanya dingin, ada kalanya mulai menghangat, dan seterusnya….masing-masing musim lebih kurang 3 bulanan. Jadi maha besar Allah yang hanya membolehkan masyarakat di sini, berpakaian bebas lebih kurang 3 bulan saja. Coba anda bayangkan jika budaya berpakaian terbuka mereka di sini di pasangkan dengan cuaca yang selalu hangat dan panas di timur tenggah, atau negara tropis. Wah bisa “terbuka” terus sepanjang tahun. Bisa gawat!.
Ini salah satu contoh saja dari aneka ragam kehidupan dan budaya yang melingkupi keseharian kita, yakinlah Allah memberikan kondisi terbaik pada diri kita dan lingkungan kita, dan jika kita belum mampu melihat apa sisi keseimbangan dalam kejadian, budaya dan ragam lingkungan di seputar kita, maka lihatlah berulang-ulang, dan cari apa makna yang Allah kirimkan melalui alam ini, kepada kita seorang muslim yang berakal
Semoga bermanfaat.
Di tandai berjatuhannya dedaunan musim gugur,
27 oktober 2011, pukul 13.27 CET
Leibnizhaus Appartement C.3.1 Hannover
Jahar

sabtu, 22 oktober 2010, pagi sekitar pukul 08.00 CET, saya membuka handphone yang kebetulan sedang mati, karena kehabisan batry, setelah dibuka ada beberapa pesan masuk dan yang menandakan ada yang menghubungi saya malam sebelumnya, langsung saja saya coba kontak yang menghubungi tadi malam. dari perbincangan singkat melalui telepon tersebut, diambil kesimpulan pagi itu juga saya berangkat ke Darmstadt untuk mengikuti training, mewakili region 1 jerman. wah, sebenarnya agak gelagapan, tapi bismillah, saya berangkat pagi ini juga.
langsung cari tiket melalui internet di www.bahn.de, dan alhamdulillah dapat yang harganya masih tergolong terjangkau, naik IC tanpa berganti kereta seharga 102 euro PP. saat yang sama di bantu dan di support penuh oleh istri tercinta, pakaian dan makanan diperjalanan disiapkan.
IC 2279 pukul 10.01 dari Gleis 4 berangkat dari Hannover Hbf, kereta dengan cepat dan tepat waktu meluncur ke Goettingen, Kassel, Giesen, Frankfurt dan ke Darmstadt Hbf. saya baru pertama kali melewati jalur ini. mungkin dulu bulan november 2010 saat pertama kali sampai di Jerman, saya pernah naik ICE dari Frankfurt ke Hannover, waktu itu belum tahu nama wilayah dan kota-kota di Jerman, mungkin saja ini jalur kebalikannya.
setelah berhenti di Frankfurt hbf sekitar 10 menit, kereta meluncur menuju Darmstadt hbf, tidak lama sekitar 10-15 menit sampai di Darmstadt hbf. tepat pukul 13.35 kereta IC 2279 memasuki Gleis 11. tiba di Darmstadt mencari bus 5513, dicari-cari ngak ketemu ternyata ke arah samping kanan hbf. akhirnya ketemu juga, menunggu beberapa saat. tepat pukul 14.04 bus 5513 tiba dan saya naik, berdasarkan informasi maka Hotelnya berada di Mainzer Strasse 168, maka logikanya turun di jalan Mainzer Strasse. setelah sampai di Halte Mainzer Strasse saya turun.
coba lihat-lihat kiri dan kekanan, mana Hotelnya?...ternyata saya harus jalan dulu, sekitar 1,5 km...lumayan capek, tapi alhamdulillah berkat di pandu akh Aldi, sampai juga di tempat acara. Hotel tempat acara persis berada di samping Masjid Emir Sulthan Darmstatd. surprise!!!, ada bangunan masjid utuh?, ada menaranya? di Jerman?. alhamdulillah...ternyata sekuat apapun upaya membendung arus agama Islam, Allah akan membuka kan jalan-jalannya untuk dakwah Islam sampai di bumi Jerman ini. perlu pembaca ketahui sebagian besar masjid-masjid di Jerman, biasanya berbentuk appartemen yg di modifikasi menjadi masjid, atau ruang yang dimodifikasi menjadi masjid, jadi kalau di lihat dari luar, anda tidak akan menemukan ciri-ciri masjid di bangunan tersebut. namun ternyata di Darmstadt masjidnya ala di Indonesia dan negara timur tenggah. Allahu akbar 3x.
alhamdulillah sampai di lokasi acara, acara Dauroh Rabthul Amm, belum di mulai, dan beberapa saat kemudian di mulai dengan paserta sekitar 9 orang perwakilan region di Jerman, saya mewakili region 1. Dauroh ini berbentuk Training for Trainers (TFT) untuk Rabthul Amm, kami mendapatkan tentir langsung dari ust. Samim Barkah, Lc dari Jakarta. beliau menyampaikan materi: pengantar Rabthul Amm, komunikasi Humanis,Sosiologi Dakwah, dan kaifa Naj'alul Islam rahmatan lil alamin.
materi yang disampaikan sangat bagus, dan merupakan cara pandang baru dalam berdakwah, setelah seharian bahkan sampai malam kami diskusi dengan ustadz, akhirnya capek juga dan kami ke kamar masing-masing. saya tidur sekamar dengan ustadz di kamar 222, dan ternyata ngobrol-ngobrol beliau semasa di Kairo pernah satu kos dengan ustadz Abduh ZA, teman sekantor dulu di Pustaka Al kautsar.
semoga ilmu yang ustadz berikan bermanfaat bagi kami di Jerman, dan tugas selanjutnya menanti yaitu meneruskan bahan-bahan training tersebut ke pegiat dakwah lainnya di Jerman.
jahar
jum'at - ahad, 14 - 16 Oktober 2011, saya mengikuti acara pelatihan yang dihadiri dari berbagai kalangan dan dari 3 negara, Jerman, Austria dan Swiss. sebenarnya acara ini sedikit dadakan, lebih kurang satu minggu di siapkan, saya salah seoarang panitia dalam acara ini.
namun, saya melihat dan merasakan antusiasnya peserta untuk mengikuti acara ini, bahkan ya

Hampir genap satu tahun masa transisi ini ku lalui, banyak sekali nikmat Allah yang saya dapatkan dalam masa transisi ini, dan cukup banyak tantangan kehidupan yang juga saya dan keluarga hadapi. salah satu yang menghantui saya belakangan ini adalah bagaimana memotivasi diri sendiri untuk menghajar rasa takut dan belenggu diri.
rasa takut alami dihadapi oleh semua orang yang berada di lingkungan dan suasana baru, apalagi saat ini saya di negeri orang, leadership yang dulunya menjadi sesuatu yang saya yakini, saya mampu, kemudian saat yang sama juga mampu memotivasi orang, untuk bergerak dalam tim yang solid untuk mencapai output maksimal. kok sepertinya tinggal kenangan sejarah dan abadi dalam catatan kenangan.
namun saya, meyakini kemampuan tersebut tidak hilang, namun belum mampu di exsplorasi dengan baik dan dimunculkan dengan baik dalam suasana dan lingkungan yang berbeda saat ini. ...ya Allah...kuatkan hamba dan jadikan hamba orang yang selalu mensyukuri nikmat yang engkau berikan saat yang sama jadikan sabar kepada hamba dan keluarga menghadapi tantangan kehidupa ini....jadikan kami sebagai pemanang dan menjadi pribadi yang lebih tangguh dari sebelumnya....jadikan kami menjadi keluarga yang keluar dari masa transisi ini sebagai pemenang. Amin.
sampai kapan masa transisi ini bisa di fahami sebagai wajar?...dan bagaimana ketakutan-ketakutan yang menghantui diri dan belenggu diri bisa di hilangkan. paling tidak ada beberapa point yang bisa dilakukan.
(1). sulit memberikan durasi waktu yang pas, tentang masa transisi, namun yakinlah durasi masa transisi yang berkepanjangan, akan menyebabkan kelelahan fisik dan psikis yang mendalam, untuk itu hindari masa transisi yang berkepanjangan. dan untuk saya semoga 12 bulan cukup sebagai masa transisi, yaitu nov 2010 - nov 2011.
(2).

Hari ini saya dikontak oleh dua orang sahabat yg dulu bekerja pada tempat yang sama di jakarta..akhirnya sedikit bernostalgia, tentang sejarah kehidupan singgah pada suatu tempat selama 8 tahun. waktu yang relatif lama untuk mengenal, belajar, memahami dan melakukan pekerjaan pada satu titik.
setelah sekian lama, keluar dari tempat tersebut, beberapa sahabat yg dulunya bekerja bersama-sama, juga memberikan kabar tentang kantor dimana kita dulu bersama-sama, setiap hari kecuali hari sabtu dan minggu. ada yang janjian mau chatting, ada yg minta saran, ada yg curhat...
nah banyak kabar perkembangan dari sahabat-sahabat, ada yg sudah jadi PNS, ada yang pindah kerja, ada yg semakin sukses, ada yang sedang berjuang...yang sama adalah kita sama-sama berjuang ..dengan lokasi dan tantangan yang berbeda....dan layaknya suatu sekolah...setelah kita menjadi alumni, maka banyak-banyaklah mengingat kenangan-kenangan manis dan tantangan yg pernah dihadapi, yang dengannya kita banyak memetik pelajaran berharga dari siklus kehidupan.
akhirnya masing-masing kita akan menemukan tantangan sendiri-sendiri, dan pastikan tantangan tersebut secara jelas kita fahami, dengan demikian lebih mudah bagi kita untuk mencari alternatif solusi dari tantangan yang saat ini sedang kita hadapi. dan jangan lupa dimanapun kita berada, sesungguhnya kehidupan ini adalah perjuangan bagi diri kita untuk menjadi pemenang!.
banyak ketakutan dan belenggu diri yang ada kalanya menghambat diri kita untuk maju, salah satunya adalah nostalgia dulu begini, dulu begitu dan seterusnya...kita harus sadar itu telah berlalu dan saat ini adalah kondisi riil yg anda hadapi..memang banyak dari pengalaman kita yang bermanfaat bagi kita dalam cara mengenal, memahami dan memecahkan masalah.... , namun tidak serta merta.
Ini memberikan inspirasi bahwa dimanapun kita, jangan pernah berhenti belajar. belajar dengan berbagai cara, baik formal maupun informal.
yakinlah bahwasanya Allah tidak akan menguji hambanya melebihi batas kemampuan hamba tersebut, jagalah kesehatan, perbaiki ibadah baik kuantitas maupun kualitasnya, cepat beradaptasi, kelola stres..dan sangat yakin bahwa dalam setiap kesulitan itu ada kemudahan.... akhirnya semoga anda dimanapun kita , tetap bisa menjadi pemenang dalam kehidupan...dan torehkan selalu sejarah dimanapun kita berada.
selamat berjuang!
Hannover, Musim gugur, 6 okt 2011
jahar

tulisan ini terinspirasi dari pengalaman tinggal berkeluarga di kota Hannover, Jerman. sebagai warga asing yang tinggal untuk beberapa tahun di kota ini, kami merasa dihargai, dan diperhatikan. sebagai contoh: assuransi. dengan bergabungnya kita menjadi peserta assuransi (dan di Jerman , setiap warga negara wajib berassuransi), maka setiap ke dokter, yg berumur dibawah 16 tahun gratis. kalau di atas 16 tahun, bayar 10 euro.
fasilitas assuransi tersebut meng-cover kesehatan secara umum, gigi, mata , yang intinya sudah sangat baik dan layak. kemudian suatu ketika saya shilaturahmi dengan teman dosen FT UI yang sedang mengambil s3 di kota Braunsweig (cuma 45 menit dari Hannover), beliau saat ini punya 2 anak, anak yang pertama sudah berumur 5 tahun, dan saat ini sudah masuk TK, saat yang sama ada kelas persiapan bahasa 2 kali dalam seminggu, untuk masuk SD tahun depan. karena istrinya sedang hamil anak ke-3, maka anaknya di sewakan taxi oleh sekolahnya dari tempat persiapan bahasa ke TK nya. subhanallah...begitunya mereka memperhatikan warganya....
di bidang pendidikan, banyak sekali kemudahan dan fasilitas yang diberikan kepada para mahasiswa oleh pemerintah kota, seperti: setiap mahasiswa yang terdaftar menjadi mahasiswa, dengan menunjukkan kartu mahasiswa,maka mahasiswa tersebut gratis naik semua moda tranportasi kelas ekonomi, ke semua kota dalam satu propinsi. jika ada seminar, konfrensi, para mahasiswa juga diberikan fasilitas gratis, appartemen juga diberikan dengan tarif mahasiswa, dan dilengkapi fasilitas yang sangat memadai.
bahkan, untuk orang Jerman, bagi mahasiswa diberikan kredit yang dibayarkan setelah mahasiswa tersebut bekerja, dan besarnya setiap bulan sangat memadai. sekitar 800 euro, padahal untuk hidup normal seorang mahasiswa cukup dengan 500 euro.
makanan pokok, seperti susu, roti, daging disubsidi oleh pemerintah, makanya tidak heran, anda akan mudah menemukan makanan dengan harga murah, dengan gizi yang juga baik. kemudian transportasi umum terkelola dengan baik, tepat waktu dan bersih.
teringat dengan beberapa sahabat yang saat ini sudah menjadi anggota legislatif dan sebagian menjadi eksekutif di Indonesia...saya sangat yakin, para sahabat yang sekarang menjadi legislatif, eksekutif...masih mempunyai idealisme yang tinggi, bahwasanya kekuasaan tersebut diarahkan untuk men sejahterakan masyarakat....
nah, anda sedang diuji, apakah idealisme yang dulu membuncah saat masih dikampus, masih dipegang dengan erat dan sekarang ada kesempatan untuk menerapkannya...silakan...saatnya mengaplikasikan idealisme untuk kesejahteraan rakyat ....mulailah dengan memberikan kemudahan-kemudahan untuk masyarakat berpendidikan...bukan hanya pendidikan gratis...tapi arahkan anggaran pemerintah meng"istimewa"kan orang yang berpendidikan...seperti jika anda sekolah (mulai dari dasar sampai tinggi), maka anda dengan mudah mendapatkan berbagai fasilitas..seperti pendidikan gratis, assuransi dengan standar baik, transportasi gratis dalam propinsi, sewa rumah disubsidi, buku-buku disediakan gratis, jika mahasiswa butuh modal diberikan pinjaman tanpa agunan oleh bank yg dijamin oleh pemerintah...
saat yang sama...jaga kesehatan masyarakat dengan assuransi, dan sekali lagi bukan hanya assuransi jika ada kematian....namun assuransi yang membuat rasa aman kepada masyarakat, jika terjadi sakit...untuk semua penyakit.
arahkan pula anggaran pemerintah untuk mensubsidi makanan pokok, pastikan makanan pokok bisa dijangkau dengan murah dan berkwalitas tinggi,....kemudian tata transportasi masyarakat sehingga transportasi nyaman, tepat waktu.
mungkin, ada yang bertanya ...kan anggaran pemerintah terbatas...nah disinilah tantangannya...cari sebanyak mungkin alternatif sumber pendanaan pemerintah, jangan hanya berharap dari peningkatan pajak, karena dalam taraf tertentu pajak malah menghambat majunya perekonomian...bentuk tim khusus yang mengkaji dengan serius untuk membuat alternatif-alternatif pendanaan ini, libatkan akademisi dan LSM.
saat yang sama, kurangi belanja pemerintah untuk proyek-proyek yang belum tentu bermanfaat maksimal...sebagai contoh, saya pernah menemukan kantor pemerintahan kabupaten yang dibangun mentereng di suatu daerah, lengkap. namun setelah dibangun bertahun-tahun kantor-kantor yang megah tersebut, tidak di tempati, akhirnya tidak terurus. kalaulah kantor-kantor yang megah tersebut belum mendesak, jangan dianggarkan....
satu lagi hal yg perlu di perhatikan: pastikan pembuatan regulasi, obyektif untuk kepentingan rakyat, bukan karena lobi dan pengaruh para pengusaha. dan ini sangat mendasar, kalaulah regulasi yg dibuat karena pengaruh dan lobi para pengusaha, maka ketika di kembalikan kepada hukum, maka yg selalu menang adalah pengusaha. bukan berarti anti pengusaha, namun tugas negara adalah berpihak kepada rakyat kebanyakan (rakyat kelas menengah dan bawah).
semoga bermanfaat...
musim gugur, kamis, 29 september 2011
jahar

minggu pertama dan minggu ke tiga setiap bulannya, saya berkunjung ke Berlin, menemui sahabat-sahabat yang "Bekerja untuk Indonesia" dengan cara berkontribusi membangun masyarakat Indonesia di Jerman, mereka ini adalah para ilmuan, profesional,mahasiswa master serta doktoran yang sedang menimba ilmu di Jerman. selain mereka sibuk dengan aktifitas profesional, dan juga aktifitas riset mereka, mereka benar-benar mau menyediakan waktu untuk memikirkan masyarakat Indonesia di Jerman. keinginan mereka adalah masyarakat Indonesia yang ada jerman sukses di bidang masing-masing.
Bagi yang masih status master dan doktoran secepatnya menyelesaikan risetnya, sebelum beasiswa berakhir, dan diharapkan saat yang sama muncul kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan, bahwa sukses bukan hanya untuk diri sendiri, namun sukses itu adalah sukses pribadi serta bahagia melihat orang lain juga sukses. bahkan proaktif membantu mencarikan solusi masalah-masalah yang menimpa saudara-saudara sesama Indonesia di Jerman.
sebagai contoh, terdengar salah seorang mahasiswa Indonesia yang sedang mengambil master di Goettingen, tidak bisa memperpanjang visanya, salah seorang sahabat yang bekerja di KBRI, sungguh-sungguh mencarikan solusi, bagaimana caranya agar mahasiswa ini, tetap bisa memperpanjang visanya, sehingga studynya tetap bisa berlanjut sampai selesai, dan banyak kasus lain yang bagi teman-teman ini menjadi peluang ibadah dan beramal untuk bergotong royong menyelesaikannya.
Bermodalkan Schones Wochenende Ticket (SWT), tiket SWT adalah tiket di akhir pekan,yang bisa di gunakan oleh 5 orang, untuk hampir semua moda transportasi kelas ekonomi di Jerman, dari pukul 00.00 sampai pukul 03.00 hari berikutnya, seharga 39 euro, saya berangkat dengan dua orang sahabat, sebelum pukul 05.55 sudah berada di hbf (haufbahnhouf/ central station) Hannover, tepat pukul 05.55 kereta menuju ke Braunsweigh meluncur, dan sampai di Braunsweigh 45 menit kemudian, selanjutnya menunggu sekitar 1/2 jam, dengan mengunakan tiket yang sama melanjutkan perjalanan menuju Magdeburg, dari Magdeburg selanjutnya ke Berlin.
sampai di Berlin hbf pukul 10.47 CET, dengan suasana yang masih bugar, karena keretanya nyaman, bersih, dan tepat waktu. naik bus beberapa menit sampailah di rumah sahabat yang menjadi tuan rumah pengajian. kita melakukan pengajian dan membahas permasalah masyarakat Indonesia, dan berbagai informasi tentang Indonesia sampai pukul 16.00 CET, maksimal pukul 16.30, karena kami yang berada dari luar kota harus menuju halte bus, untuk naik bus menuju Berlin hbf, dan tepat pukul 17.11 CET, kereta meluncur ke Magdeburg-Braunsweigh dan sampai di Hannover hbf pukul 22.05 CET.
Melelahkan....., namun kami berkeyakinan bahwa untuk mendapatkan surganya Allah memang butuh perjuangan, kita yang sedang berproses untuk mendapatkan doktor aja butuh perjuangan yang luar biasa, apalagi untuk mendapatkan surganya Allah, kami menyadari bahwa butuh semangat dan pengorbanan yang besar, untuk mendapatkan surganya Allah.
suatu hari, saat sebagian dari kita, sudah kembali ke tanah air, moment yang seperti ini akan kami rindukan, perjuangan, perjalanan, dan pembahasan agenda umat, menjadi melekat dalam diri setiap kita, dan insya Allah...dimanapun kita berada... hati-hati kami tetap berhimpun dalam cinta pada-MU, telah berjumpa dalam taat pada-MU, telah bersatu dalam dakwah pada-MU, telah berpadu dalam membela syariat-MU, teguhkanlah, ya Allah, ikatannya. kekalkanlah cinta kasihnya. Tunjukilah jalan-jalannya. Penuhilah hati-hati kami dengan cahaya-MU yang tidak pernah hilang. lapangkanlah dada-dada kami dengan kelimpahan iman kepada-Mu dan indahnya bertawakkal kepada-Mu. Hidupkanlah hati ini dengan ma'rifat kepada-Mu. Matikanlah kami dalam syahid di jalan-Mu. Engkaulah sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik penolong. Amin-amin-amin ya robbil alamin.
semoga bermanfaat.
Jum'at, musim gugur, 23 september 2011
jahar
NB: seiring adanya rekomposisi di akhir tahun 2011, semakin rindu dan teringat wajah para ustadz yg sering bertemu di Berlin, seperti ... AS Dresden, RO Malaysia, MF Hannover/Bremen, HS Hannover, RS Dresden, RF Erfurt, MSJ Berlin, SH Berlin, AA Berlin, Al Berlin...semoga Allah mengumpulkan kita kembali kelak di surga-Nya. Amin ya robbil alamin.

Senin, 19 September 2011, pukul 09.00 - 16.30 CET, saya di undang oleh International Office, Leibniz Universitat Hannover (LUH), untuk mengikuti workshop dengan tema "working effectively in international environment". dengan trainer internasional Gertrud Goaudswaard, sangat kompeten di bidang intercultural communication.
adakalanya terjadi hambatan komunikasi dan interaksi antara mahasiswa international yang ada di jerman. seperti antara mahasiswa dan proffesor, antara mahasiswa dengan sesama timnya di grup riset, shock culture, dan seterusnya. sebagai contoh, kebiasaan orang Indonesia, yang tidak mau mengungkapkan keinginannya ke pembimbing, akhirnya dipendam saja, padahal di Jerman, jika anda ada masalah apalagi terkait dengan proyek penelitian yang sedang dikerjakan, maka anda harus mengatakannya ke pembimbing anda (proffesor/supervisor), kalau anda tidak mengungkapkannya , berarti semuanya di anggap berjalan dengan lancar.ada juga contoh, kebiasaan sebagian orang jerman yang tidak terlalu suka berbahasa inggris, berbahasa inggris sebentar, setelah itu dia berbahasa Jerman, sementara anda mengertinya hanya bahasa Inggris, maka bagaimana mengatasinya?
hal-hal seperti ini, dibahas dalam pelatihan yang sangat menarik ini, secara singkat saya paparkan dibawah ini:
Lancar dan tidaknya komunikasi sangat dipengaruhi oleh personality, culture, situation mood dari masing-masing orang yang mau berkomunikasi, nah agar kita lancar dalam berkomunikasi, perlu diketahui beberapa hal yang bisa merusak pola komunikasi: (1). Judging. (2). Streotyping. (3). Avoing contackt.
kombinasi kasusnya adalah: belum apa-apa sudah menilai, bahkan cendrung menghakimi, seseorang atau kelompok orang, misal. orang jerman itu pasti minum alkhohol, free sex, dll. yang akhirnya kita malas berinteraksi, atau menghindari untuk berkomunikasi. sebagai seorang muslim, memang kita perlu memilah-milah dengan baik sesuai dengan kebutuhan dengan siapa kita berkomunikasi dan berinteraksi, namun ketika anda membutuhkan komunikasi dan interaksi yang baik di tempat anda belajar atau bekerja, maka anda tetap harus berinteraksi sebaik mungkin, dengan tetap menjaga identitas anda sebagai seorang muslim yang baik, ternyata ada juga kok, orang jerman yang tidak minum alkhohol.
agar komunikasi lancar, maka dibutuhkan kesungguhan anda untuk belajar dan memahami, faktor-faktor berikut ini :
(1). Semilarities.
dalam berkomunikasi, perbanyak mencari kesamaan (semilarities), misalnya anda sama-sama mempunyai minat riset yang sama, anda sama-sama perempuan, dan cari kesamaan-kesamaan yang akhirnya, kita bisa berkomunikasi dengan baik dan lancar.
(2). Identity.
Lakukan exsplorasi terhadap diri anda sendiri, faktor-faktor apa saja yang dominan yang mempengaruhi identitas anda, misalnya agama, keluarga, visi, orang tua, ibu, mentor,dll, sehingga anda faham diri anda sendiri lebih detil, apa saja faktor-faktor yg dominan dalam mempengaruhi identitas anda, ketika berkomunikasi, anda akan lebih mudah menganalisa, kenapa anda bersikap defensif, misalnya...dan bagaimana cara agar tidak demikian. saat yang sama anda juga melakukan analisa terhadap mitra kerja anda, sehingga anda tidak mudah melakukan kesalahan-kesalahan dalam berkomunikasi.
(3).Iceberg.
apa yang anda lihat pada seseorang (dipermukaan), belum tentu itulah sesungguhnya kondisi riil seseorang, anda perlu mengetahui lebih dalam, apa yang mendasari sikap/perilaku tersebut, yang mendasari ini bisa berupa religi, moral, value, dan seterusnya.
(4). Perspective
masing-masing individu, apalagi berbeda budaya dan geografis yang tadinya berjauhan, sekarang menjadi mitra anda dalam bekerja, sangat mungkin berbeda sudut pandang, dalam menganalisa dan melihat sesuatu. nah, yang perlu ditumbuhkan adalah, kesadaran setiap individu menyadari kondisi yang berbeda ini.
kalau anda fahami dengan baik, sebenarnya perbedaan inilah, yang menjadi nilai tambah anda yang belajar dan bekerja di internasional, karena dengan perbedaan sudut pandang ini, akan menyebabkan terjadinya, perkawinan ide, dan kombinasi perbedaan dalam membuat dan menganalisa sesuatu.
(5). Communication style.
dimasing-masing negara terdapat perbedaan dalam gaya komunikasi, sebagai contoh eye contact, di Jerman, kalau anda berkomunikasi dengan seseorang tapi anda tidak menatap wajahnya, maka dianggap anda tidak sopan, namun belum tentu sama dengan negara lain, misalnya Jepang. kemudian juga ada perbedaan dalam Body contact; bersalaman, merangkul dan berciuman, juga sangat berbeda di masing-masing negara. dan satu lagi yang lebih rumit yaitu body distance. jangankan berbeda negara, berbeda daerah saja sudah berlainan maknanya. untuk itu lakukan upaya untuk belajar memahami dan trial and error.
(6).Dimension style.
umumnya terdapat titik temu antara, satu sikap dengan sikap lainnya, artinya hanya sedikit saja individu yang mempunyai sikap ekstreem dalam berkomunikasi atau perilaku. ini memberikan peluang bagi anda, untuk melakukan adaptasi terhadap lingkungan anda sendiri, saat yang sama, juga memberikan peluang pada mitra kerja anda untuk melakukan adaptasi. sebagai contoh: seorang mahasiswa s3 Indonesia di Jerman, mengeluhkan kekakuan orang jerman dalam bersikap, misal: tidak perhatian,tidak menanyakan progres penelitian, dll. sesungguhnya ini merupakan sikap yang berharap orang lain (dalam hal ini jerman), bersikap kepada anda dengan sudut pandang Indonesia. kesalahannya adalah tidak mampu melakukan adaptasi dengan kondisi lingkungan internasional, seharusnya kalau anda bekerja dengan mitra Jerman, maka sampaikan apa yang anda butuhkan, saat yang sama juga, sadari bahwasanya ini bukan Indonesia, kalau orang bersikap "mekanistik" ya...memang di sini sebagian besar orang demikian. nah tidak ada kata lain sebagai solusinya "lakukan adaptasi dan komunikasikan apa yang ada butuhkan dalam bekerja".
Pelatihan ini diikuti 16 orang: (1) Kathiga Kanthasamy (India). (2). Shariful Islam (Banglades). (3). Ahmed Abujoda (Sudan). (4). Priyanka Parvathi (India). (5). Jaharuddin (Indonesia). (6). Josephine M Karanja (Kenya). (7). Omid Biabanaki (Iran). (8). Tim Ehlers (Jerman). (9). Thomas Wilken (Jerman). (10). Johanna Busch (Jerman). (11). Anne Reinke (Jerman). (12).Senan M Mahmod Moustafa Al Khalil (Irak). (13). Allan Zelaya (Honduras). (14). Godlove Kumfa (Kamerun). (15). Martje Pohlabeln (Jerman). 16. Elena Nikiforow (Jerman).
Musim gugur, 20 september 2011, pkl. 11.39 CET
semoga bermanfaat.
jahar

pagi ini tepat pukul 08.33 saya menaiki metronom dari Hannover hbf (stasiun pusat) menuju kota yang akan menjadi sejarah dalam catatan kehidupan, kota yang sering ku dengar, namun belum pernah ku kunjungi, yaitu Goettingen. beberapa hari yang lalu Prof Heiko Faust, mengirim email untuk wawancara tentang surat yang saya kirim beberapa hari sebelumnya. seperti biasanya transportasi di jerman, tepat pukul yang di tuliskan dalam jadwal perjalanan 09.47 metronom berhenti di Goettingen hbf. sesuai arahan teman di Goettingen Maimun Rizal, mahasiswa doktoran bidang Informatic asli aceh, saya diminta naik bus no. 8 arah klinikum, turun di goldschmidth strasse, sesampai di dalam bus, saya sms Maimun, berapa halte ya?, beliau jawab , nanti nyampainya di goldshmidth strasse pukul 10.10.
selisih sedikit,sekitar 2-3 menit bus sampai di tempat yang dituju, dan disana Maimun Rizal sudah menunggu...beginilah jadwal transportasi di negara yang maju, bahkan janjian bisa di tentukan pada menit berapa kita bisa ketemu.
o, ya, ada kejadian yang bagi saya menjadi pelajaran, saat dalam perjalanan ke Goettingen tadi, saya mengunakan Niedersachsen ticket, ketika saya diminta menunjukkan tiket oleh petugasnya, saya menunjukkan tiket tersebut, trus petugasnya bilang tiket itu tidak berlaku...lho...saya kaget!...ternyata di tiket tersebut ada tertulis dalam bahasa jerman, bahwa tiket tersebut berlaku mulai pukul 09.00 - 03.00 (Gilt Mo-Fr von 09.00-03.00 Uhr), beginilah kalau bahasa jerman masih terbatas...:),akhirnya harus bayar lagi 9, 20 Euro....tambahan biaya pembelajaran...:)
sesampai di goldshmidth strasse, kami berjalan menuju institut Human Geography, di lantai 5 sudah menunggu pak Jaenal Effendi, mahasiswa s3 asal Pasuruan, dosen IPB yang merupakan bimbingan Prof Faust. kami berbicara sebentar, setelah itu, Prof Faust datang, dan saya di ajak diskusi di ruang lain.
kesan pertama saya adalah si prof santai dan menyenangkan, jauh dari kesan interview yang menyeramkan, beliau santai memakai jeans dan sweather, kami diskusi cukup panjang, saya baru sadar kita lebih dari satu jam berdiskusi setelah keluar dari ruang, jam menunjukkan lebih pukul 13.15 siang, padahal saya di ajak diskusi kurang dari pukul 11.00.
ternyata Indonesia itu sangat "seksi" bagi ilmuan dari luar negeri, dengan luasnya dan kultur yang beragam menjadi daya tarik tersendiri bagi para ilmuan dari luar negeri, bisa jadi kita asli Indonesia, kurang sadar dengan potensi yang sangat besar dari negara kita. bahkan faktor ummat muslim terbesar di dunia menjadi sesuatu yang di akui dan sangat penting di perhatikan dalam membuat rancang sebuah riset, artinya prof yang bukan Islam pun ternyata memberikan masukan, bahwa faktor agama Islam merupakan faktor yang tidak boleh diabaikan dalam merancang design penelitian di Indonesia, Prof Faust bilang, walaupun mereka pendatang, dari berbagai pulau tapi mereka bermukim pada satu tempat, dan mereka mempunyai agama yang sama yaitu moslem.
kita berdiskusi bertiga bersama Barbara, mahasiswa doktoran dari jerman, s2 nya dulu mengambil data di kalimantan barat. bule tulen, tapi sudah mulai bisa berbahasa Indonesia, saat ini dia sedang mengambil topik riset seputar sosial politik dengan study kasus di jambi.
setelah panjang diskusi, dan insya Allah akan dilanjutkan 4 minggu kemudian dengan fokus diskusi seputar proposal dengan fokus dan lokasi study yang telah di tentukan, jelas saya sangat tertarik karena lokasi study di Jambi.
1995 - 2001, saya bermukim di Jambi,banyak kenangan pahit, manis, dan lucu terjadi di jambi, mengiringi perjalanan kehidupan menyelesaikan study dan menempa diri melalui aktifitas keislaman di universitas jambi, melalui MTSU Sholahuddin, LDK Universitas, LDK Fakultas, senat mahasiswa, BEM, KPU Univesitas jambi, KAMMI Daerah Jambi, dan banyak lagi lembaran cerita di provinsi ini. singkat cerita semoga Allah memudahkan saya untuk mengambil data di jambi, dan saat yang sama bisa bershilaturahmi dengan para ustadz yang dulu bersusah-susah mengajak saya untuk datang ke mesjid kampus, majlis pengajian dan majlis-majlis mulya lainnya.
o, ya untuk KPU Universitas Jambi, saya ada kenangan tersendiri, saya di amanahkan untuk menjadi ketua KPU Pertama Universitas Jambi, sekaligus mengkonsep lembaga kemahasiswaan Universitas Jambi, saya masih ingat konsep lembaga mahasiswa IPB, UGM, UI,IKIP Padang menjadi bahan dalam membuat konsep kelembagaan mahasiswa di Universitas Jambi, pada akhirnya konsep UGM lebih banyak mewarnai dalam penataan lembaga kemahasiswaan di Universitas Jambi.
melalui konsep inilah munculnya partai mahasiswa, dan saya keliling ke beberapa partai untuk meresmikan terbentuknya partai mahasiswa tersebut. melalui forum ini saya berterima kasih kepada rekan-rekan yang saat itu diamanahkan di KPU Universitas jambi, diskusi dan rapat-rapat di KPU waktu itu, suasananya hangat, dan sebahagian cendrung panas. namun yang pasti tugas peralihan dan penataan lembaga kemahasiswa nyatanya berjalan.
wah jadi nostalgia, nih....:)
kembali ke Goettingen, selesai interview, saya diantar pak Jaenal Effendi ke halte, dan naik bus ke hbf, disana sudah menunggu metronom menuju ke Hannover, beberapa menit kemudian, metronom berjalan sesuai jadwal dan juga sampai ke Hannover dengan menit yang telah ditentukan di jadwal. alangkah indah dan tertibnya jika kondisi ini juga bisa di nikmati di tanah air. saat ini, paling tidak kita bisa berdo'a. insya Allah akan terwujud suasana transportasi yang nyaman dan aman, tepat waktu di tanah air. amin.
diperjalanan menuju Hannover, saya memperhatikan banyak pohon apel "liar" dan pohon pear yang sedang berbuah, lebat dan mulai memerah, saya membayangkan tanah air ku...dan sekaligus bertanya...kok bisa ya?..ngak ada yang ngambil?....malah biasanya dibiarkan jatuh, seiring dengan datangnya musim gugur...
tidak ada anak-anak yang berebut memanjat pohon apel dan pear yang berbuah lebat, untuk diambil dan dimakan buahnya...ngak tahu ntah kenapa?...tapi , budaya di jerman telah membentuk mereka tidak boleh mengambil yang bukan hak nya. dan bisa jadi sebetulnya pohon apel yang berbuah lebat dan mulai memerah tersebut tidak ada yang punya, karena tidak ditanam di kebun.
negara yang maju di tandai dengan budaya yang juga maju...negara maju adalah negara yang mampu membangun budaya-budaya yang kondusif dan konstruktif untuk warganya...belum tentu maju, kalau mall dimana-mana, namun budaya masyarakatnya belum terbentuk menuju budaya yang kondusif dan konstruktif...
semoga bermanfaat
awal musim gugur, 15 september 2011
jahar
Selasa pagi, 30 Agustus 2011, adalah idul fitri pertama saya dan anak-anak di Hannover, kalau istri idul fitri yang kedua, karena istri lebih dahulu ke Hannover. sebenarnya ada perasaan sedih, karena tidak di tanah air, terbayang omak di pesagang, dan seterusnya....namun kami sekeluarga terus mencoba untuk mengusir rasa sedih saat idul fitri ini,kami berusaha untuk wajar.
sehari sebelum idul fitri, kami mencoba untuk meminta izin sekolah alif, namun ternyata tidak bisa dadakan, dan alif juga baru minggu kedua di SD nya, kemudian zaky baru masuk hari kedua sprachforderung (persiapan bahasa) untuk tahun depan masuk SD. jadilah alif dan zaky juga bersekolah saat hari idul fitri.
pukul 07.50 saya mengantar alif ke sekolah, dari sekolah alif saya mengayuh sepeda lebih kencang untuk mengejar sholat idul fitri di masjid al huda (masjid komunitas arab), karena disana teman-teman dari Indonesia berkumpul....dan alhamdulillah, terkejar, pukul 08.10 sholat idul fitri di mulai...dan dilanjutkan dengan khutbah...semuanya berbahasa arab...jadi, ya...menjadi pendengar yang baik aja.
Istri mengantar Zaky ke sekolahnya, sebelum jam 09.00, jadilah istri harus berkorban untuk tidak bisa ikut sholat idul fitri....sedih juga...:(
setelah selesai sholat id, kita ramah tamah di halaman depan masjid, disana ada kue-kue, kopi, teh untuk menemani ramah tanah, ketemu cukup banyak orang Indonesia, ada pak hamdan, mas boya, dr lukman, yudi, pak hendri, lutfi,rajesh,pak eko, hadi,dan lain-lain...
setelah ramah tamah selesai, saya pamit duluan... pak hendry, hadi, lutfi mau kerumah...sebelumnya istri bergadang menyiapkan opor ayam dan lontong...alhamdulillah, lontong dan opor ayamnya enak...berasa idul fitri di tanah air...walaupun tidak seheboh di tanah air.
sorenya, shilaturahmi ke rumah pak Joharsyah, beliau punya rumah besar, dan dari awal beliau mengundang kita semua warga indonesia, untuk datang ke rumahnya, beliau openhause semenjak pagi sampai malam...masya Allah, makanannya Indonesianya banyak, ada rendang, ada mie, dan seterusnya....
akhirnya kami sekeluarga mengucapkan
MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN
semoga Allah mempertemukan kita dengan ramadhan yang akan datang, semoga Allah memberikan kekuatan kepada kita semua untuk melestarikan nilai-nilai ramadhan dalam keseharian kita. Amin.
hannover, Musim Panas 2011/ Syawal 1432 H.
Jaharuddin-Radiana D Antarianto-M Dzakwan Alif-M Zaky Taqyuddin
Oleh: Jaharuddin
kita dianjurkan untuk melakukan muhasabah (evaluasi), tentang amal-amal yang kita lakukan, seperti yang diterangkan dalam Qur'an surat Al-Hasyr (59): 18...."hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat), dan bertakwalah pada Allah".... setiap perbuatan manusia yang telah dilakukan pada masa lalu, mencerminkan persiapan dia untuk akhirat. dalam bahasa motivasi dikatakan "kondisi hari ini adalah investasi masa lalu". apa yang kita lakukan saat ini akan menentukan kondisi kita dimasa depan, apalagi perkara besar masalah amal ibadah.
mumpung ramadhan, maka maksimalkanlah amal ibadah di bulan ini, dan untuk memperbaiki dimasa mendatang, maka lakukanlah evaluasi seperti pesan Umar Bin Khattab "Evaluasilah (Hisablah) dirimu sebelum di hisab dihadapan Allah Kelak".
Rasulullah mengatakan "Barang siapa yang hari ini, tahun ini LEBIH BAIK dari hari dan tahun kemarin, dialah orang yang SUKSES, tapi siapa yang hari ini dan tahun ini SAMA hari dan tahun kemarin maka dia orang yang TERTIPU, dan siapa yang hari dan tahun ini LEBIH BURUK dari pada hari dan tahun kemarin maka dialah orang yang TERLAKNAT".
semoga warga Keluarga Muslim Hannover (KMH), adalah orang-orang yang sukses.
untuk mempertahankan amal ibadah yang sudah baik (kuantitas dan kualitasnya) selama bulan ramadhan ini, dan tetap dilakukan pasca ramadhan nanti, ada 5 cara yang bisa dilakukan.
(1). Muhasabah
yaitu melakukan evaluasi diri dan meningkatkan kualitas diri dengan selalu mengambil hikmah dari segala sesuatu yang terjadi dalam diri kita. sederhananya lakukan evaluasi secara berkala, misalnya harian sebelum tidur, mingguan di grup pengajian, atau bulanan, atau tahunan. pada akhirnya setiap diri tahu, dimana kekuatan, kelemahan, ancaman, dan peluang untuk memaksimalkan amal ibadah.
(2). Muahadah
yaitu mengingat-ingat kembali janji yang dikatakan, dalam setiap sholat kita. dalam Qur'an surat al-fatiha (1) : 5 "Hanya kepada engkaulah kami menyembah dan hanya kepada engkaulah kami mohon pertolongan". kemudian dalam Qur'an Surat al-an'am (6): 162 "katakanlah (muhammad), sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidupku dan matiku hanya untuk Allah, Tuhan semesta alam"
sangat jelas sebenarnya janji dan visi seorang muslim, namun ada kalanya kita lalai dan lupa, substansi dari janji kita tersebut.
(3). Mujahadah
yaitu bersungguh-sungguh dalam melaksanakan amal ibadah. bukan hanya mengugurkan kewajiban. setiap individu sadar bahwasanya amal ibadah adalah bekal sesungguhnya untuk mengarungi kehidupan abadi di akhirat kelak nanti. kita jauh-jauh merantau ke sini (Hannover, Jerman), untuk menuntut ilmu, dengan harapan perubahan yang lebih baik dimasa mendatang. seharusnya kita juga sangat bersungguh-sungguh beramal ibadah untuk mempersiapkan perubahan yang lebih baik di kampung abadi kita nanti di akhirat.
(4). Muraqabah.
yaitu senantiasa merasa di awasi oleh Allah SWT. atau Ihsan yaitu engkau senantiasa beribadah kepada Allah seolah-olah engkau melihatnya, kalaupun engkau belum bisa melihatnya, ketahuilah sesungguhnya Allah melihatmu.
dengan demikian tidak ada satu menit, dan sejengkal tempat pun di muka bumi ini tidak dalam pantauan dan pengawasan oleh Allah SWT.
sebagai contoh muraqabah, terlihat dalam dialog Amirul Mukminin Umar Bin Khattab dengan seorang anak gembala berikut ini.
suatu ketika Amirul Mukminin Umar bin Khattab bertemu dengan seorang anak gembala yang sedang mengembalakan kambing-kambingnya:
Amirul Mukminin : wahai anak gembala, juallah kepada saya seekor kambingmu!
Anak Gembala : Kambing-kambing ini ada pemiliknya, saya hanya sekedar mengembalakannya saja.
Amirul Mukminin : sudahlah, katakan saja pada tuan mu, mati dimakan srigala, kalau hilang satu tidak ketahuan.
Anak gembala : jika demikian, dimanakan Allah itu?
Ummar bin Khattab mendengar jawaban si anak gembala itu, ia pun menangis dan kemudian memerdekakannya.
dari kisah ini dapat diambil pelajaran bahwa, dalam kondisi apapun, dimanapun, ada Allah yang mengawasi diri kita, maka lakukanlah sesuatu yang di halalkan Allah, dan segera tinggalkan dan jauhi hal-hal yang dilarang Allah.
(5). Mu'aqobah
yaitu sebuah keihlasan memberikan teguran dan sanksi kepada diri jika melakukan kesalahan.
untuk mempertahankan ketaqwaan pada Allah dalam bentuk mempertahankan amal ibadah pasca ramadhan, diperlukan kesadaran untuk menegur dan memberikan sanksi pada diri sendiri. sebagai contoh: jika lalai tidak membaca Al Qur'an maka, berilah teguran dan sanksi pada diri sendiri dengan memperbanyak infaq. dengan demikian kalau khilaf tidak melakukan amal sholeh, hukumlah diri dengan melakukan amal sholeh yang lainnya.
semoga bermanfaat....
disampaikan pada acara buka puasa bersama Keluarga Muslim Hannover (KMH), sabtu,24 Agustus 2011 (buka puasa KMH terakhir untuk ramadhan 1432H), diadakan di rumah bapak Eko R Cahyadi dan bu Irma.
sumber: diolah dari berbagai sumber
Von: Antarianto, Radiana
Gesendet: Fr 26.08.2011 10:16
An:
Betreff:
Dear
Zaky's lehrer
im Rotte Gruppe
Each time I picked up Zaky from the Kindergarten, I felt very sad to find him only wearing his underpants. The first few times I thought that this would only be in certain conditions, for example when he plays with water. But now, I frequently found him playing with his friends only wearing his underpants. This really breaks my heart as parent. At home, Zaky is always taught to wear proper clothing and he never walk around the house using only his underpants.
So, if the next time you see Zaky taking off his clothes, we kindly ask your help in telling him not to take off his clothes or to put on his clothes back. This is important for Zaky, and one of the principle value that we believe.
Thank you very much.
Jaharuddin, MEc
Dr. Radiana D Antarianto
----------------
saat ini di Jerman sedang musim panas, nah bagi orang Jerman, mereka sangat senang dengan adanya matahari, mereka bisa berjemur, dengan pakaian ala kadarnya...termasuk guru-gurunya zaky di sekolah, aktivitas zaky di sekolah 90% out door, jadi, mereka membiarkan anak-anak berpakaian ala kadarnya juga, malah para guru cendrung merasa "kasian" kalau anak-anak pakaiannya lengkap, jadi ya...begini jadinya...mereka senang sekali dengan aktivitas berjemur itu, kulit menjadi coklat...bagi bule sih ok aja, bagi kita yang sudah sawo matang, di jemur lagi.... jadi...sawo gelap...:), namun biarlah jadi sejarah dalam kehidupan zaky ya....:), sisi lain yang lebih urgent adalah membiasakan anak untuk berpakaian menutup aurat.

Sebelum nyampai ke Jerman, saya termasuk orang yang khawatir dengan suasana ibadah bagi muslim di Jerman. karena Islam di Jerman minoritas.
setelah beberapa bulan tinggal di Kota Hannover, Jerman, dan mengunjungi beberapa kota lainnya, saya cukup lega dengan fasilitas masjid dan suasana penghargaan warga jerman terhadap Islam. menurut saya tidak ada hambatan berarti bagi umat muslim untuk melaksanakan ibadahnya di sini.
sebagai contoh, di kota Hannover, terdapat paling tidak 18 masjid dengan ukuran yang cukup besar (bisa menampung 50 - 200 jamaah), dengan kondisi nyaman dan bersih. dimasjid tersebut di dirikan sholat lima waktu berjama'ah, di beberapa masjid ada acara ceramah/kajian rutin keislaman, ada juga Qur'an Schule (belajar al qur'an untuk anak-anak). di Berlin ada Masjid Indonesia, namanya masjid Al Falah, di Nuerenberg, masjid-masjidnya luas-luas. karena banyak imigran turki dan timur tenggah yang sudah lama menetap dan menjadi warga Jerman.
saat ramadhan ini, semua masjid mengadakan sholat tarawih, untuk berbuka puasa, hampir seluruh masjid juga menyediakan buka puasa bersama, dengan menu ala timur tenggah, turki, pakistan, dan berbagai menu lainnya. ini kesempatan "perbaikan gizi" bagi student dari Indonesia. bahkan sudah menjadi tradisi student Indonesia, keliling dari satu masjid ke masjid yang lain untuk merasakan menu masing-masing masjid. di akhir ramadhan ada beberapa masjid mengadakan i'tikaf.
memang, tidak se meriah di tanah air Indonesia, namun sebagai minoritas, kita juga harus mampu menempatkan diri. masih ada kendala semisal belum boleh adzan terdengar suaranya keluar masjid, kemudian masjid belum merata ke kota-kota kecil. namun secara umum tidak ada kendala berarti untuk melaksanakan ibadah bagi umat islam di jerman.
termasuk juga pengunaan jilbab bagi muslimah, sangat mudah menemukan muslimah berjilbab di Jerman, karena banyak imigran dari turki dan timur tengah yang sudah sejak lahir di Jerman dan menjadi warga negara jerman.
untuk makanan halal, bisa didapatkan di toko-toko turki dan jaringannya, seperti daging, ayam, dan makanan halal lainnya. dan juga secara selektif bisa ditemukan di supermarket seperti Lidl,Rosman, Aldi, Netto,Rewe, dll.
saat ini terdapat 4 juta muslim di jerman, mulai muncul pengakuan tokoh-tokoh Jerman terhadap Islam, saya meyakini tidak lama lagi, didasarkan realita perkembangan ummat Islam di jerman, Islam adalah bagian yang tidak bisa di lepaskan dari jerman. karena jumlah ummat islam semakin banyak, baik karena kelahiran, pernikahan, atau secara sadar memilih Islam sebagai pilihan terbaik. Dari data Dewan Muslim Eropa rata-rata 100 orang perhari masuk Islam di Jerman. dan sebagian dari mereka adalah warga Jerman asli.
fajar Islam, lambat laun akan bersinar di eropa...mari kita do'akan....
semoga bermanfaat.
Sahur, 23 ramadhan musim panas 1432 H
jaharuddin
MUQADIMAH
Jumlah warga Negara Indonesia di kota Hannover, dari tahun ke tahun mengalami perkembangan, baik yang sedang belajar, maupun tinggal di Kota Hannover. Mempertahankan budaya Indonesia, apalagi jati diri sebagai seorang muslim yang baik, bukanlah sesuatu yang mudah bagi warga muslim Indonesia di Hannover, karena budaya permissive sudah menjadi biasa di masyarakat Jerman, dan Islam merupakan agama minoritas di negeri ini.
Sebagian aktivis dakwah tergerak untuk membentengi diri warga muslim Indonesia di Hannover agar tidak tergerus keimanannya dari hari ke hari. Dan mementum ini dimanfaatkan dengan membentuk wadah bagi masyarakat muslim Indonesia di Hannover, yang di beri nama Keluarga Muslim Hannover (KMH), dengan harapan mampu menjaga keimanan, ukhuwah Islamiyah, saling bantu, gotong royong dan menjaga jati diri muslim. Walaupun muslim menjadi minoritas di negeri ini.
Dalam rangka memberi landasan penyelenggaraan organisasi, dengan ini Musyawarah Warga KMH menyusun Garis Besar Pedoman Organisasi KMH (GBPO KMH), berikut.
BAB I
NAMA, SIFAT, DAN TEMPAT KEDUDUKAN
Pasal 1
1) Organisasi ini bernama Keluarga Muslim Hannover, disingkat KMH.
2) KMH tidak terikat dengan organisasi maupun partai politik tertentu dan mengacu pada tuntunan Islam dalam aktivitasnya.
3) KMH berkedudukan di Hannover
BAB II
TUJUAN DAN KEGIATAN
Pasal 2
KMH memiliki tujuan sebagaimana berikut:
1. Mempererat tali persaudaraan warga muslim Indonesia di Hannover dalam bingkai ukhuwah islamiyah.
2. Membangun kepribadian Islam melalui kegiatan pembinaan keislaman dan mengembangkan syiar dakwah di Hannover.
Pasal 3
Untuk mencapai tujuan sebagaimana pasal 2, KMH menjalankan kegiatan kajian rutin, dakwah, pendidikan,dan sosial-kemasyarakatan serta ekonomi.
BAB III
KEANGGOTAAN
Pasal 4
1) Anggota KMH adalah:
a) Warga muslim Indonesia yang tinggal di Hannover dan sekitarnya.
b) Warga muslim yang bukan warga negara Indonesia namun menjadi suami/ istri/ anak dari warga muslim Indonesia yang secara bersama-sama tinggal di Hannover
2) Anggota KMH wajib menyetujui GBPO KMH
3) Anggota berhak untuk mengeluarkan pendapat, mengajukan usul, mengajukan pertanyaan baik lisan maupun tulisan kepada penggurus dan majlis Pertimbangan.
4) Keanggotaan KMH berakhir, jika:
a) Meninggal Dunia
b) Mengundurkan diri
c) Pindah dari Hannover dan sekitarnya secara tetap
BAB IV
STRUKTUR ORGANISASI
Pasal 5
Struktur organisasi KMH terdiri dari:
1) Majelis Pertimbangan
2) Pengurus Harian
MAJLIS PERTIMBANGAN
Pasal 6
Kedudukan, Fungsi, Tugas, dan masa tugas Majlis Pertimbangan
1) Majelis Pertimbangan dipimpin secara kolektif kolegial, artinya setiap anggota majlis pertimbangan mempunyai posisi yang sama.
2) Majelis Pertimbangan berkedudukan sejajar dengan Pengurus Harian, dengan masa tugas satu (1) tahun hijriah.
3) Majelis Pertimbangan dapat memberikan pertimbangan, rekomendasi, konsultasi dan Supervisi kepada Pengurus Harian terhadap perumusan peraturan, Pelaksanaan kebijakan, dan Program KMH agar sesuai dengan tujuan KMH dan keputusan-keputusan Musyawarah Warga.
4) Majelis Pertimbangan berwenang menjadi pelaksana sementara Pengurus Harian, dalam kondisi terjadi kevakuman organisasi, sampai diadakannya Musyawarah Warga.
5) Majelis Pertimbangan minimal terdiri dari 3 (tiga) orang.
6) Majelis Pertimbangan berada dalam pengawasan dan bertanggung jawab kepada Musyawarah Warga.
PENGURUS HARIAN
Pasal 7
Kedudukan, Fungsi, Tugas dan masa tugas Pengurus Harian
1) Pengurus harian dipimpin oleh Ketua KMH.
2) Pengurus Harian berkedudukan sejajar dengan Majlis Pertimbangan, dengan masa tugas satu (1) tahun Hijriah.
3) Pengurus Harian bertugas melaksanakan keputusan-keputusan Musyawarah Warga, membuat dan melaksanakan program kerja.
4) Pengurus Harian berwenang mengambil keputusan yang diperlukan untuk melaksanakan program kerja selama periode kepengurusannya.
5) Pengurus Harian terdiri atas: Ketua, Sekretaris, Bendahara, dan bidang/divisi sesuai kebutuhan.
6) Pengurus Harian berada dalam pengawasan Musyawarah Warga dan Majelis Pertimbangan, serta bertanggung Jawab kepada Musyawarah Warga.
BAB V
RAPAT-RAPAT DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN
Pasal 8
Musyawarah KMH terdiri dari:
1. Musyawarah Warga
Musyawarah Warga adalah musyawarah tertinggi, diadakan satu (1) kali per periode kepengurusan, berwenang meminta laporan pertangung jawaban Pengurus Harian dan Majlis Pertimbangan, menetapkan Garis Besar Pedoman Organisasi (GBPO), Memilih ketua KMH dan Anggota Majlis Pertimbangan.
2. Musyawarah Warga Luar Biasa
Musyawarah Warga Luar Biasa adalah musyawarah yang dilaksanakan karena terjadinya kondisi khusus terhadap kepengurusan yang sedang berjalan, seperti kevakuman kepengurusan, wewenangnya sama dengan Musyawarah Warga.
Pasal 9
Rapat KMH terdiri dari:
1. Rapat Kerja
Rapat kerja untuk merumuskan dan menetapkan program kerja, minimal diadakan satu (1) kali diawal kepengurusan.
2. Rapat Koordinasi
Rapat Koordinasi untuk merencanakan, memonitor, dan mengevaluasi kemajuan pelaksanaan program kerja, termasuk berkoordinasi dengan lembaga lainnya, dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan.
3. Rapat Pengurus Harian
Rapat pengurus harian untuk menguatkan fungsi-fungsi struktural, dan memantau perkembangan program kerja, minimal diadakan satu (1) kali dalam dua (2) bulan.
BAB VI
KEUANGAN
Pasal 10
Keuangan KMH berasal dari iuran anggota, serta sumber yang halal dan tidak mengikat.
BAB VII
ATURAN PERALIHAN DAN PENUTUP
Pasal 11
1) Hal-hal yang belum ditetapkan akan diatur dalam keputusan terpisah
2) Apabila dikemudian hari terdapat kekurangan dan kekeliruan dalam Garis Besar Pedoman Organisasi (GBPO) ini, maka akan dilakukan perbaikan sebagaimana mestinya oleh Musyawarah Warga.
3) Garis Besar Pedoman Organisasi (GBPO) KMH ini ditetapkan dan dikukuhkan di Hannover pada tanggal 28 Mei 2011.
---------------------
setelah mengadakan berbagai diskusi, dengan berbagai forum, akhirnya bersama dengan tim penyusun GBPO KMH, untuk pertama kalinya dalam musyawarah warga Hannover, tanggal 28 Mei 2011, ditetapkan Garis Besar Pedoman Organisasi (GBPO) KMH. ini menjadi landasan berjalannya organisasi KMH ke depan.
sebagai catatan sejarah, inisiator dari pembuatan GBPO KMH ini adalah Bapak Widjo kongko, Bapak Hamdan Syakuri, Bapak Teguh Cahyono, Bapak Eko R Cahyadi, Bapak Maemun Fauzi, Bapak Agus Widjanarko, Bapak Hendry Saragih, Bapak Joharsyah ciptokusumo, Akh Adhipati Yudhistira Indradiningrat (Yudi), dan saya sendiri di amanahkan untuk membuat draft awalnya untuk di diskusikan dalam Musyawarah Warga KMH, tanggal 28 Mei 2011. semoga menjadi amal jariyah pemberat amal ibadah di yaumil akhir kelak pada semua pihak yang telah mencurahkan ide dan pemikirannya untuk kemajuan KMH. Amin.
Jumlah warga Negara Indonesia di kota Hannover, dari tahun ke tahun mengalami perkembangan, baik yang sedang belajar, maupun tinggal di Kota Hannover. Mempertahankan budaya Indonesia, apalagi jati diri sebagai seorang muslim yang baik, bukanlah sesuatu yang mudah bagi warga muslim Indonesia di Hannover, karena budaya permissive sudah menjadi biasa di masyarakat Jerman, dan Islam merupakan agama minoritas di negeri ini.
Sebagian aktivis dakwah tergerak untuk membentengi diri warga muslim Indonesia di Hannover agar tidak tergerus keimanannya dari hari ke hari. Dan mementum ini dimanfaatkan dengan membentuk wadah bagi masyarakat muslim Indonesia di Hannover, yang di beri nama Keluarga Muslim Hannover (KMH), dengan harapan mampu menjaga keimanan, ukhuwah Islamiyah, saling bantu, gotong royong dan menjaga jati diri muslim. Walaupun muslim menjadi minoritas di negeri ini.
Dalam rangka memberi landasan penyelenggaraan organisasi, dengan ini Musyawarah Warga KMH menyusun Garis Besar Pedoman Organisasi KMH (GBPO KMH), berikut.
BAB I
NAMA, SIFAT, DAN TEMPAT KEDUDUKAN
Pasal 1
1) Organisasi ini bernama Keluarga Muslim Hannover, disingkat KMH.
2) KMH tidak terikat dengan organisasi maupun partai politik tertentu dan mengacu pada tuntunan Islam dalam aktivitasnya.
3) KMH berkedudukan di Hannover
BAB II
TUJUAN DAN KEGIATAN
Pasal 2
KMH memiliki tujuan sebagaimana berikut:
1. Mempererat tali persaudaraan warga muslim Indonesia di Hannover dalam bingkai ukhuwah islamiyah.
2. Membangun kepribadian Islam melalui kegiatan pembinaan keislaman dan mengembangkan syiar dakwah di Hannover.
Pasal 3
Untuk mencapai tujuan sebagaimana pasal 2, KMH menjalankan kegiatan kajian rutin, dakwah, pendidikan,dan sosial-kemasyarakatan serta ekonomi.
BAB III
KEANGGOTAAN
Pasal 4
1) Anggota KMH adalah:
a) Warga muslim Indonesia yang tinggal di Hannover dan sekitarnya.
b) Warga muslim yang bukan warga negara Indonesia namun menjadi suami/ istri/ anak dari warga muslim Indonesia yang secara bersama-sama tinggal di Hannover
2) Anggota KMH wajib menyetujui GBPO KMH
3) Anggota berhak untuk mengeluarkan pendapat, mengajukan usul, mengajukan pertanyaan baik lisan maupun tulisan kepada penggurus dan majlis Pertimbangan.
4) Keanggotaan KMH berakhir, jika:
a) Meninggal Dunia
b) Mengundurkan diri
c) Pindah dari Hannover dan sekitarnya secara tetap
BAB IV
STRUKTUR ORGANISASI
Pasal 5
Struktur organisasi KMH terdiri dari:
1) Majelis Pertimbangan
2) Pengurus Harian
MAJLIS PERTIMBANGAN
Pasal 6
Kedudukan, Fungsi, Tugas, dan masa tugas Majlis Pertimbangan
1) Majelis Pertimbangan dipimpin secara kolektif kolegial, artinya setiap anggota majlis pertimbangan mempunyai posisi yang sama.
2) Majelis Pertimbangan berkedudukan sejajar dengan Pengurus Harian, dengan masa tugas satu (1) tahun hijriah.
3) Majelis Pertimbangan dapat memberikan pertimbangan, rekomendasi, konsultasi dan Supervisi kepada Pengurus Harian terhadap perumusan peraturan, Pelaksanaan kebijakan, dan Program KMH agar sesuai dengan tujuan KMH dan keputusan-keputusan Musyawarah Warga.
4) Majelis Pertimbangan berwenang menjadi pelaksana sementara Pengurus Harian, dalam kondisi terjadi kevakuman organisasi, sampai diadakannya Musyawarah Warga.
5) Majelis Pertimbangan minimal terdiri dari 3 (tiga) orang.
6) Majelis Pertimbangan berada dalam pengawasan dan bertanggung jawab kepada Musyawarah Warga.
PENGURUS HARIAN
Pasal 7
Kedudukan, Fungsi, Tugas dan masa tugas Pengurus Harian
1) Pengurus harian dipimpin oleh Ketua KMH.
2) Pengurus Harian berkedudukan sejajar dengan Majlis Pertimbangan, dengan masa tugas satu (1) tahun Hijriah.
3) Pengurus Harian bertugas melaksanakan keputusan-keputusan Musyawarah Warga, membuat dan melaksanakan program kerja.
4) Pengurus Harian berwenang mengambil keputusan yang diperlukan untuk melaksanakan program kerja selama periode kepengurusannya.
5) Pengurus Harian terdiri atas: Ketua, Sekretaris, Bendahara, dan bidang/divisi sesuai kebutuhan.
6) Pengurus Harian berada dalam pengawasan Musyawarah Warga dan Majelis Pertimbangan, serta bertanggung Jawab kepada Musyawarah Warga.
BAB V
RAPAT-RAPAT DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN
Pasal 8
Musyawarah KMH terdiri dari:
1. Musyawarah Warga
Musyawarah Warga adalah musyawarah tertinggi, diadakan satu (1) kali per periode kepengurusan, berwenang meminta laporan pertangung jawaban Pengurus Harian dan Majlis Pertimbangan, menetapkan Garis Besar Pedoman Organisasi (GBPO), Memilih ketua KMH dan Anggota Majlis Pertimbangan.
2. Musyawarah Warga Luar Biasa
Musyawarah Warga Luar Biasa adalah musyawarah yang dilaksanakan karena terjadinya kondisi khusus terhadap kepengurusan yang sedang berjalan, seperti kevakuman kepengurusan, wewenangnya sama dengan Musyawarah Warga.
Pasal 9
Rapat KMH terdiri dari:
1. Rapat Kerja
Rapat kerja untuk merumuskan dan menetapkan program kerja, minimal diadakan satu (1) kali diawal kepengurusan.
2. Rapat Koordinasi
Rapat Koordinasi untuk merencanakan, memonitor, dan mengevaluasi kemajuan pelaksanaan program kerja, termasuk berkoordinasi dengan lembaga lainnya, dilaksanakan sesuai dengan kebutuhan.
3. Rapat Pengurus Harian
Rapat pengurus harian untuk menguatkan fungsi-fungsi struktural, dan memantau perkembangan program kerja, minimal diadakan satu (1) kali dalam dua (2) bulan.
BAB VI
KEUANGAN
Pasal 10
Keuangan KMH berasal dari iuran anggota, serta sumber yang halal dan tidak mengikat.
BAB VII
ATURAN PERALIHAN DAN PENUTUP
Pasal 11
1) Hal-hal yang belum ditetapkan akan diatur dalam keputusan terpisah
2) Apabila dikemudian hari terdapat kekurangan dan kekeliruan dalam Garis Besar Pedoman Organisasi (GBPO) ini, maka akan dilakukan perbaikan sebagaimana mestinya oleh Musyawarah Warga.
3) Garis Besar Pedoman Organisasi (GBPO) KMH ini ditetapkan dan dikukuhkan di Hannover pada tanggal 28 Mei 2011.
---------------------
setelah mengadakan berbagai diskusi, dengan berbagai forum, akhirnya bersama dengan tim penyusun GBPO KMH, untuk pertama kalinya dalam musyawarah warga Hannover, tanggal 28 Mei 2011, ditetapkan Garis Besar Pedoman Organisasi (GBPO) KMH. ini menjadi landasan berjalannya organisasi KMH ke depan.
sebagai catatan sejarah, inisiator dari pembuatan GBPO KMH ini adalah Bapak Widjo kongko, Bapak Hamdan Syakuri, Bapak Teguh Cahyono, Bapak Eko R Cahyadi, Bapak Maemun Fauzi, Bapak Agus Widjanarko, Bapak Hendry Saragih, Bapak Joharsyah ciptokusumo, Akh Adhipati Yudhistira Indradiningrat (Yudi), dan saya sendiri di amanahkan untuk membuat draft awalnya untuk di diskusikan dalam Musyawarah Warga KMH, tanggal 28 Mei 2011. semoga menjadi amal jariyah pemberat amal ibadah di yaumil akhir kelak pada semua pihak yang telah mencurahkan ide dan pemikirannya untuk kemajuan KMH. Amin.
bersama akh Ayatullah Jibran Shidqie, dari pengajian kota Hamburg, diamanahkan peserta Muktamar menjadi presidium sidang Muktamar FORKOM, 2-3 April 2011, bertempat di KJRI Hamburg.
setelah melalui beberapa kali break dan diskusi yang memanas namun tetap dalam kerangka ukhuwah Islamiyah, dan nilai-nilai Islami di sidang Muktamar FORKOM 2 - 3 April 2011 di KJRI Hamburg, akhirnya disepakati dengan musyawarah dan mufakat memilih Akh Irfan dari Pengajian Kota Hamburg, menjadi ketua terpilih FORKOM 2011-2012. selanjutnya presedium sidang Muktamar FORKOM 2011, menyerahkan berkas kepada Akh Irfan dari pengajian kota Hamburg, sebagai ketua FORKOM Periode 2011-2012 terpilih.

coba perhatikan di sekeliling kita, begitu banyak produk berawal dari masalah, sebutlah Pabrik obat nyamuk, ada karena masalah banyaknya nyamuk, Industri automotive lahir, karena ada masalah susahnya transportasi, Industri Pesawat terbang, karena ada masalah memindahkan orang/barang dari satu wilayah ke wilayah lain dengan cepat, dan seterusnya....
kenapa takut dengan masalah? paradigma anda harus di rubah...bersyukurlah dengan anda yang sampai hari ini terus di gelayuti masalah...dengan demikian akan mendorong anda untuk menemukan peluang-peluang baru, untuk lebih maju.
dalam bernegara, kita prihatin dengan bangsa Indonesia yang selalu di gelayuti masalah, yang dari hari ke hari sepertinya semakin banyak, menyebar, dan akut, sebutlah salah satu contoh korupsi.sepertinya korupsi menjadi budaya negara kita. namun bukan berarti saya setuju dengan praktek korupsi, ini memberikan sinyal kepada bangsa Indonesia, bahwasanya terdapat PELUANG YANG BESAR untuk membawa bangsa Indonesia ke arah yang lebih baik.
sebagai contoh, dengan adanya budaya korupsi, mendorong lahirnya lembaga KPK, dengan adanya korupsi melahirkan re numerasi, dengan adanya korupsi pers semakin garang, dengan adanya korupsi anggota DPR dan pejabat negara tidak bisa se enaknya dalam bekerja, bersikap dan bersuara, dengan adanya korupsi jasa advokat semakin dibutuhkan dan bergengsi...
ada beberapa dimensi pelajaran dari masalah yg bisa di ambil, yaitu: (1). masalah tidak perlu di takuti, apa lagi lari darinya, karena sesungguhnya dengan masalah, banyak peluang yang muncul, dalam kapasitas pribadi, anda akan tertantang dan bergerak untuk lebih maju. (2). masalah akan memunculkan kebutuhan, selanjutnya tergantung anda apakah mampu menjadikan kebutuhan tersebut manjadi peluang atau tidak, jika mampu, akan menghasilkan produk, yang bisa menyebabkan anda menjadi lebih sejahtera. (3). masalah terkait dengan momentum, artinya masalah yang timbul, harus cepat di sikapi, dan peluang yang timbul harus cepat diambil dan dikerjakan. (4).setiap orang dan bangsa sukses adalah orang-orang yang menjadikan masalah menjadi peluang dan lahir menjadi pemenang. (5). ketika menghadapi masalah, tenang menghadapi dan menganalisa masalah, hindari larut dalam masalah, lihatlah masalah dari luar (out the box), identifikasi, cari dan temukan peluang di dalamnya. dan lakukan....
tips sederhana mencari peluang dalam masalah adalah: (1). tuliskan masalah anda. (2). sambil tenang dan tersenyum,tuliskan sebanyak mungkin peluang yang timbul dari masalah.(3). tangkap peluang yang timbul untuk di kerjakan.
selamat mencoba...semoga bermanfaat....
hannover, Jerman, Musim panas 2011
jaharuddin

pagi ini saya dan istri mengantar, anak saya yang pertama Alif, masuk Grundschule (SD), di sekitar rumah kami di Hannover, Jerman. di undangan dari sekolah jam 09.00 CET tertulis begini "es begint fur alle kinder um 9.00 Uhr mit einer okumenischen Feir fur alle konfessionen in der Neustadter Hof-und Stadtkirche st. johanis rote reihe 7". dengan semangatnya saya dan istri berserta zaky, mengantar alif ke acara tersebut, sebelum pukul 09.00 CET kami sekeluarga sudah di lokasi tersebut.
tempat tersebut, cuma 4 menit jalan kaki dari rumah kami, sampai di sana, saya dan keluarga kaget, kok acaranya di gereja ya..???, saya masih berharap saya salah tempat acara, saya coba cari lagi ke tempat lain, kok cuma adanya acara ini aja, trus kami ketemu tetangga yang juga anaknya mau masuk Grundschule (SD). akhirnya nanyalah kami, ternyata pagi itu anak-anak yang akan masuk Grundschule di adakan acara kebaktian di gereja tersebut.
wah, gimana nih?
kami memberanikan diri untuk tidak ikut acara tersebut, ...
dan seingat saya, saat alif persiapan bahasa di sekolahnya, juga cukup banyak teman-teman alif yang muslim, itu terlihat dari orang tuanya berparas arab, atau turki, atau cukup banyak juga ibu mereka yang berjilbab. kok mereka ngak pada datang ya?
ternyata mereka sudah tahu itu acara kebaktian, jadi mereka ngak perlu datang.
ada satu keluarga dari maroko yang juga muslim , datang pagi itu ke gereja , melihat istri saya berjilbab, mereka langsung bertanya...dan kami menjelaskan bahwa di dalam sebagian anak-anak yang akan masuk Grundschule, sedang ada kebaktian.
mereka, akhirnya mengerti dan juga tidak ikut acara...karena tidak perlu ikut acara di gereja,kami langsung ke SD, karena jam 10.00 nya , ada acara penyambutan dan pengarahan untuk orang tua dan anak-anak.
Alif dan kawan-kawannya satu angkatan, di sambut oleh guru dan kakak-kakak kelasnya, dengan mempertunjukkan kebolehan masing-masing kelas, ada yang menari,bernyanyi, sport, dll.
acaranya meriah, dan alif dkk se angkatannya, disambut dengan pemberian bunga, satu persatu...hangat, indah, bersahabat....mereka adik-adik kelas di rangkul, dan hari itu mereka diresmikan sebagai bagian dari keluarga besar Grundschule Goetheplatz.
ketika anak-anak baru di tanya oleh gurunya, misalnya dimana tk kamu dahulu?...yang paling antusias mengangkat tangan untuk menjawab, si Zaky...dia mau menjelaskan sekolah TK nya, dll...zaky sangat antusias berbicara bahasa jerman, dan sangat antusias untuk masuk Grundschule...sabar ya nak...tahun depan insya Allah, Zaky juga akan disambut oleh kakak-kakak kelas zaky, salah satunya abang alif...:).
selamat sekolah Alif...
o, ya, persiapan alif sebelum masuk ke grundschule, sekitar 1 bulan sebelum masuk ke Grundschule, biasanya orang tua di kasih beberapa kertas yang isinya pengumuman, perlengkapan yang perlu di siapkan dan informasi exstrakurikuler, dll. nah terkait dengan perlengkapan yang disiapkan oleh orang tua, listnya sekitar 1 lembar, ini terdiri dari alat tulis (pensil biasa, pensil warna, lem, penghapus,rautan pencil, cat warna, kuas,gunting,map, buku gambar,binder,dll), buku pelajaran, sepatu sport, sepatu dalam ruang, dll. nah untuk melengkapi perlengkapan ini, bagi anda orang tua ngak usah pusing, biar praktis dan hemat, anda cukup datang ke toko teddy, atau 1 euro shop, atau mc geis, anda dengan mudah mendapatkan perlengkapan yang ada di list tersebut dengan harga cukup terjangkau. kalau bahasa jerman anda masih terbatas, minta tolong aja kepada petugas di toko untuk mencarikan, dalam jangka waktu singkat perlengkapan tersebut sebagian besar di dapatkan.
kalau untuk buku ada 2 seri buku yang diminta untuk di adakan yaitu buku belajar mengenal huruf (6 jilid), dan buku mathematik (6 jilid). untuk buku ini anda bisa cari di toko buku Lehman, atau kalau tidak tersedia saat itu di toko, anda bisa order, satu hari kemudian bisa anda ambil bukunya. atau bisa juga di beli melalui e-bay, dari informasi teman bisa lebih murah.
semua perlengkapan tersebut, di namai satu persatu, kami gotong royong menuliskan M.D. Alif Jaharuddin. M.D itu singkatan dari Muhammad Dzakwan. atau sebagai do'a juga singkatan dari Medical Doctor. Amin-amin-amin ya robbil alamin.
dari sisi biaya total sekitar 80 euro.
semoga bermanfaat...

