Oleh: Jaharuddin
Korupsi sudah menjadi penyakit kronis dinegara kita, setiap hari media memberitakan pengadilan pihak yang diduga korupsi, satu kasus belum selesai, muncul lagi kasus baru yang juga tidak kalah menariknya, setiap hari masyarakat dijejali informasi seperti sinetron lika-liku korupsi, apakah pemberitaan media masih positif memberikan motivasi terhadap masyarakat atau masyarakat semakin terbebani dan jenuh dengan pemberitaan media? Saya tidak tahu persis.
Seolah-olah tidak akan bisa seseorang menjadi pejabat publik tanpa korupsi. Memprihatinkan. Pertanyaan selanjutnya adalah apa peran yang bisa dimainkan oleh ekonomi syariah wabil khusus lembaga keuangan syariah untuk memberantas praktek kotor ini?
Praktek kotor korupsi tidak terlepas dari “uang” yang beredar di masayarakat, dan uang banyak terkumpul di lembaga keuangan. Lembaga keuangan konvensional sudah jelas mendapatkan keuntungan dari banyaknya simpanan dana pihak ketiga di banknya, yang dilakukan adalah membuat produk-produk dan pelayanan yang membuat nasabah semakin nyaman bertransaksi dan menyimpan uangnya di bank tersebut. Lembaga keuangan syariah tidak hanya mencari keuntungan namun juga memberikan keberkahan dan solusi bagi masayarkat.
Dengan demikian seharusnya lembaga keuangan syariah bisa berkontribusi dalam memberantas korupsi, salah satu caranya adalah dengan melakukan kontrol, terhadap transaksi dan aliran dana nasabah.
Mungkin terkesan aneh, bukankah salah satu cara bank dalam mendapatkan laba adalah dengan mengumpulkan dana pihak ketiga, untuk disalurkan kembali ke masyarakat, artinya pihak bank mempunyai kepentingan untuk memperbanyak dana pihak ketiga, bahkan setiap lembaga keuangan mempunyai target pengumpulan dana masyarakat.
Cara-cara seperti ini bisa jadi membuat para account officer, berusaha dengan berbagai cara mendapatkan nasabah, untuk kemaslahatan masyarakat dan keberkahan bangsa ini, maka diperlukan terobosan dari lembaga keuangan syariah untuk tidak serta merta “gembira” dengan banyaknya deposito/simpanan seseorang, Lembaga keuangan syariah mempunyai fungsi lebih, yaitu pastikan dana yang disetor atau ditransaksikan melalui lembaga keuangan syariah adalah dana yang halal dan berkah.
Saya berkeyakinan, banyak regulasi yang membuat upaya-upaya seperti ini menjadi sekedar wacana, bukankah regulasi tersebut juga buatan manusia, yang bisa jadi mengandung kelemahan dan kesalahan, bukankah kita semua menyadari bahwa bangsa ini perlu diselamatkan dari perilaku koruptif? untuk itu diperlukan terobosan dan keinginan kuat dari semua pihak untuk bersungguh-sungguh dalam membenahi bangsa ini.
Apa yang bisa dilakukan LKS?
Kalaulah secara regulasi masih banyak hambatan-hambatan LKS ikut aktif memberantas korupsi, dengan mengontrol aliran transaksi nasabah, dan resikonya jumlah dana pihak ketiga di LKS bisa menurun. Maka paling tidak LKS harus ikut berkontribusi dalam pemberatasan korupsi dengan cara memasang iklan-iklan anti korupsi di atm, layar atm, internet banking, slip transaksi, dan semua sarana yang bisa digunakan nasabah untuk bertransaksi.
Diharapkan dengan kampanye ini, ada upaya yang sistematis dan terencana, untuk mengingatkan nasabah untuk tidak melakukan transaksi untuk korupsi. Hal lain yang bisa dilakukan oleh LKS adalah mengandeng lembaga anti korupsi seperti KPK, dan LSM anti korupsi untuk membuat kampanye, dan melakukan langkah-langkah peventif yang bisa dilakukan oleh LKS sebagai penyedia jasa layanan keuangan. Bukankah anda yang berada di LKS seharusnya merasa ikut berdosa jika ternyata bank anda menjadi sarana yang mudah bagi nasabah untuk bertransaksi dana korupsi.
Dengan demikian lembaga keuangan syariah bukan hanya solusi bagi perekonomian, namun lembaga keuangan syairah dan ekonomi syariah menjadi solusi carut marutnya perilaku koruptif saat ini.
Semoga bermanfaat.
Hannover, Jerman
Musim Dingin, 16 Februari 2012, pukul 19.40 CET/01.40 WIB
11 Februari 2012, dari pagi dirumah, karena ada rencana Ustadz Mahyeldi Ansharullah (wakil walikota Padang), mau mampir ke Hannover, beliau sedang dalam perjalanan tugas mengunjungi kota Hildesheim yang merupakan sister city nya kota Padang, rencananya sore tadi beliau mampir ke Hannover, dan saya diminta untuk menemani selama di kota Hannover.
namun, sampai pukul 16.00, belum ada kabar apakah beliau jadi mampir ke Hannover atau tidak, bisa dimaklumi karena beliau terikat dengan jadwal protokoler sebagai pejabat publik. ngak mengapalah, paling tidak tadi pagi sudah sempat menelepon beliau, dan mengingatkan sedikit memori sekitar tahun 1995 - 2000 beberapa kali Ustadz Mahyeldi Ansharullah datang dan mengisi acara-acara dakwah di Jambi.
Walaupun dingin, Sore ini cerah sekali, melihat suasana yang kondusif ini,akhirnya saya dan keluarga beserta Mama mertua yang sedang berkunjung ke Hannover, punya ide untuk melihat danau Machsee (nama lokasi) dan danau Rathhaus (danau di depan kantor walikota), yang diberitakan di media lokal sudah membeku. fenomena alam yang tidak dijumpai setiap tahun, dari informasi teman-teman, terakhir membeku total seperti sekarang sekitar 15 tahun yang lalu.
Sebetulnya saya dengar informasi ini sudah beberapa hari yang lalu, namun karena beberapa hari ini suhunya minus 10 - 20 derajat. Saya agak kurang tertarik untuk datang ke sana, walaupun kedua danau ini hanya sekitar 800m dari rumah kami. Untuk menjawab rasa ingin tahu dan mengajak anak-anak berjalan-jalan sore, akhirnya kami memutuskan untuk jalan-jalan melihat danau Rathaus dan Machsee.
Suasana sore yang cerah dan suhu yang lebih bersahabat dari hari-hari sebelumnya, sekitar minus 7 derajat, membuat saya sekeluarga semakin semangat untuk jalan-jalan sore.
Kami keluar dari rumah, mendapati suasana yang indah sekali, trus berjalan sedikit kami sudah melihat banyak sekali mobil-mobil diparkir di sekeliling Rathaus, wow banyak sekali ya pengunjung nya?
wah, semakin semangat kita jalan-jalan, dan sekitar 100m dari danau Rathaus, kami sudah terkaget-kaget, karena menemukan danaunya membatu dan orang-orang bermain-main diatas nya...kok bisa ya...?
subhanallah, wal hamdulillah wala illa haillah wallahu akbar...
pemandangan pertama dalam kehidupan kami sekeluarga danau yang luasnya sekitar 6 lapangan sepak bola, membeku, membatu dan kita bisa bermain-main ice skating, seluncuran, main bola, berlari-lari di atasnya.
Alif dan Zaky antusias sekali, ingin berlari-lari diatas danau yang membeku membatu ini, yang khawatir malah istri dan mertua saya, ...."jangan langsung bermain-main ke sana ya...kan bahaya..." begitu lebih kurang kekhawatiran mereka. Saya mencoba menenangkan dengan berargumen...ini Jerman lho...tidak akan dibolehkan oleh pemerintah kota, kalau tidak aman, baru istri dan mertua agak tenang dan juga mencoba naik keatas danau yang sudah membeku, membatu tersebut.
Sampai diatas es tersebut, kami mencoba melihat-lihat ke bawah es, kemana airnya...trus ikannya kemana?...yang kelihatan adalah bongkahan es yang kuat seperti beton lantai yang kuat dan kokoh. akhirnya kami sekeluarga bermain-main dan sempat mengambil beberapa foto di danau Rathaus.
Sebenarnya Alif dan Zaky masih ingin bermain-main disini, namun kami juga ingin tahu bagaimana nasibnya danau Machsee?, danau yang sangat luas sekali, dugaan saya panjangnya sekitar 2km dan luasnya 800m. Danau Machsee ini hanya sekitar 200m dari danau Rathaus. kami sekeluarga berjalan kesana, dan di danau Machsee ini para pengunjung ramai sekali, menikmati kejadian alam yang langka ini.
Dan benar, sama halnya dengan danau rathaus, danau Machsee yang sangat luas, yang dimusim panas biasanya dijadikan arena pacuan layar, sampan, tempat berlatih atlit dayung, dll, saat ini membeku membatu.
Kita semua takjub dengan kekuasaan ALLAH yang luar biasa ini. Sebelumnya kami sering kesini, karena danaunya indah, dan dikelilingi dengan hutan yang dijaga rapi, bersih dan cantik, beberapa kali saya mengelilingi danau ini dengan sepeda bersama Alif atau Zaky, itupun sudah capek. di Dalam danau ini banyak sekali ikan-ikan besar, dengan panjang sekitar 1m.
Para pengunjung menikmati keindahan dan kelangkaan alam ini, ada juga yang membawa grupnya, menyetel music besar-besar dan mereka menari-nari di atas es, ada yang main hoki, ice skating, seluncuran, dll, apalagi ini sabtu malam minggu, jadi sepertinya bakal dijadikan ajang malam mingguan bagi banyak orang.
Yang menarik adalah, pemerintah kota telah mengantisipasi kejadian-kejadian yang tidak diinginkan, terdapat sekitar 10 mobil ambulance stand by di sekitar danau, ada posko kesehatan, dll. benar-benar pemerintah kota siap untuk melayani warganya yang menikmati liburan akhir pekan.
semoga bermanfaat
Hannover, Musim Dingin, 11 Februari 2012. pukul 20.41 CET/02.41 WIB
Jaharuddin
Malam ini saya dapat pesan facebook dari pak Wiku (teman angkatan 3 pstti UI), mengabarkan guru dan pembimbing saya Prof. DR. Sofyan Safrie Harahap MSAc, telah meninggalkan kita semua, kalaulah saat ini saya berada di Jakarta saya akan langsung meluncur kerumah beliau di Tebet Timur Dalam 1A No. 4, Jakarta. namun sayangnya saya ditakdirkan Allah sedang di sini, di Hannover Jerman, saya hanya bisa berdo'a dan mengajak teman-teman kita semua untuk mengaminkan.
اِنّا لِلّهِ وَاِنّا اِلَيْهِ رَاجِعُوْن
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ وَأَكْرِمْ نُزُلَهُ وَوَسِّعْ مُدْخَلَهُ وَاغْسِلْهُ بِالْمَاءِ وَالثَّلْجِ وَالْبَرَدِ وَنَقِّهِ مِنْ الْخَطَايَا كَمَا نَقَّيْتَ الثَّوْبَ الْأَبْيَضَ مِنْ الدَّنَسِ وَأَبْدِلْهُ دَارًا خَيْرًا مِنْ دَارِهِ وَأَهْلًا خَيْرًا مِنْ أَهْلِهِ وَزَوْجًا خَيْرًا مِنْ زَوْجِهِ وَأَدْخِلْهُ الْجَنَّةَ وَأَعِذْهُ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ أَوْ مِنْ عَذَابِ النَّارِ
“Ya Allah! Ampunilah dia, berilah rahmat kepadanya, selamatkanlah dia, maafkanlah dia dan tempatkanlah di tempat yang mulia (Surga), luaskan kuburannya, mandikan dia dengan air salju dan air es. Bersihkan dia dari segala kesalahan, sebagaimana Engkau membersihkan baju yang putih dari kotoran, berilah rumah yang lebih baik dari rumahnya (di dunia), berilah keluarga yang lebih baik daripada keluarganya (di dunia), pasangan yang lebih baik daripada pasangannya (di dunia), dan masukkan dia ke Surga, jagalah dia dari siksa kubur dan Neraka"
Amin-amin-amin ya robbil alamin.
Dimilis pstti UI dikabarkan beliau meninggal pukul 20.23 WIB di RSCM, sungguh kabar yang memilukan bagi saya, karena beberapa hari ini saya ingin mengirimkan email ke beliau, namun masih teringat dengan status fb seorang teman pak Ahmad (angkatan 3 IEF Trisakti) yang mengabarkan Prof Sofyan sedang sakit, saya waktu itu hanya berdo'a semoga Allah menyembuhkan beliau, namun Allah lebih menyayangi Prof Sofyan dengan memanggilnya.
malam ini, saya langsung mencari alamat beliau di catatan saya, dan masih tersimpan rapi dan jelas, saya terbayang beberapa kali saya mendatangi rumah beliau di Tebet untuk mengantarkan dan mengambil koreksian tesis, saya teringat bagaimana lugasnya beliau ketika memberikan kuliah, berkomentar dan sangat membantu.
saya diberi kesempatan oleh Allah menjadi salah satu mahasiswa bimbingannya, saat saya menyelesaikan tesis, beliau adalah pembimbing kedua, setalah Prof. DR. Uswatun Hasanah MA , memberikan disposisi untuk diteruskan ke pembimbing 2 (Prof DR Sofyan Syafrie Harahap MSAc) saya langsung mengontak beliau, dan ternyata beliau sedang berobat ke China (Nov 2010), namun email saya tetap di jawab oleh beliau, dan beliau minta saya untuk mengantarkan tesis saya ke rumahnya di Tebet, saya antarkan kesana, setelah dia sampai di jakarta, saya langsung di email, untuk mengambil tesis saya, saya kaget, secepat itukah beliau bekerja, ternyata Prof Sofyan langsung koreksi, ada beberapa kali saya bolak balik ke rumah beliau, dan saya terkesan sekali dengan kecepatan beliau mengoreksi dan tidak menunda-nunda.
Tanggal 18 nov 2010, saya mendapatkan cover tesis saya di acc untuk ujian tesis (cover yang beliau tulis tangan tersebut masih saya simpan dan saya bawa ke Hannover :(, ternyata ini tulisan tangan terakhir Prof untuk saya). dan 4 hari kemudian, Prof Sofyan sudah menguji tesis saya. Prof Sofyan adalah orang yang bekerja cepat,tidak menunda-nunda dan memudahkan.
masih teringat salah satu pesan beliau ketika saya ujian teis, beliau tahu saya akan ke eropa dan beliau berpesan agar saya melanjutkan study setelah sampai di eropa. insya Allah. Prof.
Ya Allah, banyak sudah saya mendengarkan kuliah-kuliahnya, termasuk kritikan beliau terhadap draft proposal, dan tesis saya, dan masukan beliau..jadikan semuanya amal jariyah beliau pemberat timbangan amal kebajikan beliau di akhirat. Amin.
anak didik Prof Sofyan (Jaharuddin)
Hannover, Jerman. 2 februari 2012
pukul 21.36 CET/03.36 WIB
pernahkan anda merasakan perasaan seolah-olah makalah, karya tulis, jurnal dan penelitian yang anda tulis kurang ilmiah karena tidak ada angka-angka nya?. saya merasakan kondisi itu, seolah-olah proposal riset yang saya tulis, kalau tidak ditaburi dengan angka, grafik, tabel, diagram, flowchart...seolah-olah ada yang kurang , kurang berkwalitas, kurang data, kurang intelektual dan seterusnya.
saya teringat dengan kuliah-kuliah yang pernah saya ikut, ekonomi mikro, isinya angka-angka dan matematis, ekonomi makro isinya angka-angka dan matematis, ekonomi internasional juga begitu, statistik, ekonometrik dan banyak ilmu lainnya saat ini di jejali dengan angka dan matematis....
mengapa demikian, benarkah angka-angka menyederhanakan masalah?, benarkah matematis dan angka bisa mewakili realitas sosial?..apakah ini salah satu pemicu seorang anak baru dikatakan pintar jika matematik dan IPA nya nilainya bagus?
pertanyaan ini mengelitik saya, mungkin saya tidak terlalu suka matematis, namun tetap suka berhitung...namun saya mempertanyakan apakah benar-benar memberikan manfaat ketika mata kuliah di fakultas ekonomi, yang jelas-jelas ilmu sosial di jejali dengan matematis, apakah ini karena peran sebagian ekonom yang mempunyai latar belakang matematik, statistik, sehingga akhirnya menjadikan ekonomi menjadi matematis, dangan dalil menyederhanakan masalah?
dan negara berkembang seperti indonesia, menerima saja pendekatan tersebut tanpa catatan?
...akan dilanjutkan....
semoga bermanfaat.
Hannover, 30 jan 2012. pkl 14.00 CET/20.00 WIB
Jaharuddin
saya teringat dengan kuliah-kuliah yang pernah saya ikut, ekonomi mikro, isinya angka-angka dan matematis, ekonomi makro isinya angka-angka dan matematis, ekonomi internasional juga begitu, statistik, ekonometrik dan banyak ilmu lainnya saat ini di jejali dengan angka dan matematis....
mengapa demikian, benarkah angka-angka menyederhanakan masalah?, benarkah matematis dan angka bisa mewakili realitas sosial?..apakah ini salah satu pemicu seorang anak baru dikatakan pintar jika matematik dan IPA nya nilainya bagus?
pertanyaan ini mengelitik saya, mungkin saya tidak terlalu suka matematis, namun tetap suka berhitung...namun saya mempertanyakan apakah benar-benar memberikan manfaat ketika mata kuliah di fakultas ekonomi, yang jelas-jelas ilmu sosial di jejali dengan matematis, apakah ini karena peran sebagian ekonom yang mempunyai latar belakang matematik, statistik, sehingga akhirnya menjadikan ekonomi menjadi matematis, dangan dalil menyederhanakan masalah?
dan negara berkembang seperti indonesia, menerima saja pendekatan tersebut tanpa catatan?
...akan dilanjutkan....
semoga bermanfaat.
Hannover, 30 jan 2012. pkl 14.00 CET/20.00 WIB
Jaharuddin
Siapa itu Christopher Paul Gardner?, jika anda pernah melihat film "The Pursuit of Happiness", film ini merupakan kisah nyata tokoh utamanya Christopher Paul Gardner dalam mencari secuil kebahagiaan. Pria kelahiran 9 Februari 1954 ini berulangkali diusir dari tempatnya menginap karena tidak mampu membayar sewa. Gardner juga sering menginap di penginapan khusus tunawisma bersama anak semata wayangnya. Setelah mengantar anaknya ke sekolah, Garner berkeliling menawarkan peralatan kodokteran. Sampai suatu hari dia bertemu dengan seorang yang mengendarai mobil Ferrari merrah yang ternyata adalah seorang penjual saham dengan pendapatan sekitar US$ 80 ribu sebulan. Tak lama setelah itu, dirinya memutuskan untuk menjadi pialang saham dengan menjadi peserta pelatihan di perusahaan penjual saham. Kehidupannya yang sangat miskin, tanpa tempat tinggal, tanpa penghasilan yang layak, bahkan pernah dipenjara karena tidak mampu membayar denda parkir, tidak membuat pria kelahiran Wisconsin, USA ini putus asa. Berkat kegigihannya, pada tahun 1087, Gardner mendirikan perusahaan pialang saham yang ia beri nama Gardner Rich&Co, di Chicago. Pada tahun 2006, ayah dari Christopher Gardner Junior itu menjadi CEO dan pendiri dari Cristopher gardner International Holdings, dengan kantor di New York, Chicago dan San Francisco. (majalah tarbawi)
Banyak pelajaran berharga yang bisa kita petik dari kisah ini, seperti kegigihan tanpa henti, modal ternyata bukan hanya uang,dll. namun sebagai seorang muslim, saya mempunyai catatan bahwa, usaha yang dilakukan oleh Gardner, perlu dikritisi, sebagai inspirasi saya rasa syah-syah saja, namun tidak musti di tiru tanpa catatan, karena kenyataannya dunia perdagangan saham saat ini sebagian besar masih didominasi dengan suasana spekulasi, ribawi dan Gharar serta Maisir.
Memang saat ini dibeberapa negara sudah menyediakan saham-saham yang sesuai syariah, walaupun kuantitasnya belum significant. untuk itu bagi anda yang terinspirasi dari kisah ini, dan ingin memulai usaha dengan penjualan saham, maka saya menyarankan anda hanya menjual saham-saham yang sesuai syariah, karena insya Allah itu jauh lebih berkah bagi anda dan keluarga.
semoga bermanfaat.
Jaharuddin
20 Agustus 2011, hari pertama masuk di SD.
keterangan gambar: berdiri (kanan-kiri): Kulsum, Dilaga, Sona, Kati, Malene, Onur, Masio. duduk (kanan-kiri): Alif, Ahmed, Amin, Ramon, Rafael.
keterangan gambar: berdiri (kanan-kiri): Kulsum, Dilaga, Sona, Kati, Malene, Onur, Masio. duduk (kanan-kiri): Alif, Ahmed, Amin, Ramon, Rafael.
Dari namanya, kita tentu sudah tahu apa yang dihasilkan oleh pria Jepang ini. Tentu banyak yang tidak menyangka jalan hidup Soichiro tidak sehebat perusahaan yang didirikannya. Dia juga bukan murid yang pandai dikelasnya, nilainya selalu jelek, tapi dirinya mengaku tidak pernah bersedih. karena dunianya bukan pada buku-buku pelajaran yang diajarkan oleh gurunya. Tapi dia lebih tertarik pada dunia mesin, motor dan sepeda. Kecintaannya pada mesin diwariskan dari ayahnya yang membuka bengkel reparasi mesin pertanian di Shizuko, Jepang Tengah. Sejak kecil dia banyak menghabiskan waktu bermain-main dengan palu dan paku. Bersepeda merupakan hobinya, hasilnya, ketika berusia 12 tahun, dia menciptakan sebuah sepeda pancal dengan model rem kaki. di usia 15 tahun, dia dan keluarganya pindah ke kota dan bekerja di sebuah pabrik mesin. Kerjanya yang cekatan membuat atasannya terkesan. Dirinya mulai melakukan inovasi-inovasi, membuat ruji-ruji dari bahan logam (yang sebelumnya terbuat dari kayu) ring piston. Hingga suatu hari dia bermain-main dengan sepeda pancalnya dan "iseng' memasang motor kecil pada sepeda itu. dan itulah cikal bakal motor dan mobil bermerek Honda, yang kini kita kenal. (Majalah tarbawi).
ada beberapa catatan pelajaran yang bisa kita ambil:
(1). Jangan pernah merasa putus asa, walaupun nilai sekolah anda tidak bagus.
Saya adalah sebagian dari orang yang memandang nilai pada posisi "menengah', dalam pengertian saya tidak sepenuhnya bisa setuju dengan nilai yang benar-benar "jeblok", yang berakhir pada DO. dengan alasan dibutuhkan energi lebih dan motivasi yang lebih bagi anda yang pernah merasakan pahitnya "gagal" untuk bangkit kembali, memang kalau anda bisa bangkit, maka kegagalan tersebut menjadi pelajaran super berharga bagi anda, namun bagi saya khawatir anda tidak bangkit lagi!. dengan demikian saya cendrung menyarankan tetaplah perhatikan dengan serius nilai-nilai sekolah/kuliah anda, walaupun tidak perlu menjadi super the best. namun nilai anda masuk dalam jajaran baik saja cukup. dengan nilai anda yang termasuk kategori baik tersebut, lebih mudah bagi anda untuk mendapatkan peluang-peluang pengembangan diri lebih lanjut, misalnya menapatkan beasiswa untuk melanjutkan study dan seterusnya. berapa nilai kategori baik tersebut. kalau skala 0 - 4, angka 3 menurut saya sudah kategori baik. mengapa saya tidak menyarankan anda untuk maksimal mendapatkan nilai 4. karena dengan demikian anda mempunyai waktu untuk mengembangkan diri dan mendapatkan ilmu selain dari dunia akademis, misalnya berorganisasi, hal ini akan mendidik dan melatih anda untuk bergaul, lebih religius, mengatur waktu, berdiskusi, menjadi anggota tim, dan juga menjadi ketua tim, pemimpin, dengan kondisi saat yang sama anda juga berperan sebagai siswa/mahasiswa, seorang anak, dan multi peran lainnya.
kisah ini juga memberikan pelajaran, bagi anda yang saat ini nilai sekolah/kuliah anda super bagus. misalnya 3,8 - 4.0. jangan merasa berpuas diri dulu, karena belum tentu dengan nilai yang super bagus tersebut anda sukses dalam kehidupan nyata nantinya. saya mempunyai beberapa pengalaman, teman-teman yang saya duga nilai IPK nya lebih baik, namun saat saya sudah bertahun-tahun menjadi salah seorang pimpinan di perusahaan, teman ini shilaturahim ke kantor saya, untuk dicarikan lowongan kerja. memang tidak bisa di generalisir, namun ini memberikan kesadaran kepada semua orang jangan berpuas diri dengan nilai-nilai anda, atau saat yang sama jangan berputus asa dengan nilai anda yang belum the best.
(2). Setiap orang tua, hargailah potensi anak kita, dan selalu perhatikan dengan serius dan telaten, setiap perkembangan anak kita.
Coba anda bayangkan, kalau orang tuanya Soichiro Honda, saat ketahuan nilainya sekolahnya tidak bagus, dan orang tuanya tidak memberikan peluang baginya untuk berkembang, atau malah menghakimi Soichiro Honda, sebagai anak yang gagal, dan tidak mempunyai masa depan. mungkin sejarah akan berkata lain. namun saya menduga orang tua berbesar hati menerima apa adanya potensi anaknya, dan memberikan peluang untuk mencoba lagi, dan berkembang. dan jangan menghakimi jelek pada anak (bahkan jangan pernah mengatakan-kata-kata yang jelek kepada anak), karena perkataan orang tua itu bisa menjadi do'a bagi anak anda sendiri. maka berikan kesempatan, support, dan do'akan yang baik-baik untuk anak kita, agar sukses, dan berhasil.
(3). Selalu lakukan inovasi, terus berusaha, dan terus-serta terus berusaha.
salah satu kunci sukses Soichiro Honda adalah kemampuannya melakukan inovasi, pada saat orang lain masih berfikiran seragam, dia melakukan hal baru, dan ini bagian dari tips kesuksesannya. ada kalanya kita harus berfikiran dan bertindak berbeda dengan kebanyakan orang.
5. Setiap orang yang bersungguh-sungguh maka yakinlah, itu tidak akan pernah sia-sia.
apakah dengan berhasilnya Soichiro Honda membuat sepeda, motor, mobil dan seterusnya.... , selesailah tugasnya sebagai seorang yang berhasil?, belum!!!. perjuangan itu sampai kita menghembuskan nafas terakhir, mengapa demikian, semakin besar perkembangan bisnis, semakin banyak yang harus dikerjakan, dan semakin kompleks masalah yang dihadapi, dengan demikian selalu ada fase perjuangan secara continyu jika kita ingin sukses. bahkan, saat ini ketika Honda Group sudah menjadi Holding Company sekalipun, banyak masalah yang dihadapi, dengan demikian tidak ada istilah istirahat dalam berjuang...terus...dan selalu berjuang...dan untuk ini diperlukan kesiapan bagi setiap orang yang ingin sukses untuk siap berjuang secara terus menerus.
Semoga Allah melahirkan Soichiro Honda - Soichiro Honda Lainnya dari bumi Indonesia, yang memberikan karya dan manfaatnya bagi dunia, dan dilahirkan dari keluarga dan lingkungan muslim yang sholeh, sehingga mampu memberikan karya dan manfaat bagi dunia dan diakhirat menjadi penghuni surganya Allah. Amin.
Hannover, 27 jan 2012, pukul 00.18 CET/06.18 WIB
Jaharuddin
Pesagang atau juga disebut Kubu Patembang, sebuah kampong kecil di kecamatan Pasir Pengarayan, Rokan Hulu, Riau. 3 - 4 Jam perjalanan naik bus dari Kota Pekan Baru, kalau anda datang dari arah Pekan Baru, maka kampong ini 8km sebelum Pasir Pengarayan. di apit oleh kampong Okak/Danau Sati dan Batang Samo.
saya pernah mendengar cerita dari Atuk Wahab(alm) dan orang-orang tua di kampong kami, tentang alasan kampong kami dinamakan Kubu Patembang, sebenarnya Kubu patembang itu nama salah satu tempat di daerah perkebunan karet (saat ini sudah menjadi daerah transmigrasi), nah karena tempat tersebut sudah tidak dihuni, dan masyarakatnya pindah ke pinggir jalan raya, nama kampongnya tetap dipakai, yang sekarang dikenal dengan kampong Kubu Patembang, nama Kubu patembang sendiri berasal dari sejarah bahwa dulu di zaman perang dengan Belanda kampong ini (Kubu Patembang lama) menjadi salah satu tempat pertahanan (Kubu)pejuang kemerdekaan.
Mengapa saya menulis tentang kampong ini, karena saya dilahirkan disana, kedua orang tua saya juga tinggal di kampong kecil yang penuh kedamaian ini. saat ini ibunda saya (omak) Sawiyah/Iyut tinggal di kampong ini, di dekat masjid dan dekat jembatan lombah, begitu biasanya orang menamainya. Abah Damunar/Munar(alm), juga dikebumikan di kampong ini. Omak dan Abah memulai kehidupan berumah tangga di kampong ini, dengan kondisi yang sangat bersahaja, tanpa rumah, tanpa lahan/kebun pertanian, abah dan Omak mengawali kehidupan rumah tangga sebagai petani pengarap dilahan orang lain, dengan kerja keras akhirnya Omak dan Abah bisa mempunyai lahan sendiri dan digarap menjadi kebun karet, dan kebun Sawit. Saya masih ingat bagaimana kerja keras omak dan abah ketika saya masih kecil, mungkin umur 2-5 tahun, saya bermain di dalam semak belukar, sambil menunggui abah dan omak bekerja, bukan bermain diarena main seperti layaknya anak-anak di zaman sekarang, namun bermain sendiri di dalam semak belukar dengan apa adanya, saya juga masih ingat sebagian dari kehdidupan saya, tinggal di dedangau di daerah bojuran (nama salah satu tempat di pingir sungai Bojuran), kami tinggal di rumah dedangau tersebut, makan disana, sholat di sana, dan pagi hari saya berangkat ke sekolah dari dedangau ini, dan banyak sekali kenangan manis dan perjuangan sejak saya lahir dan sampai SMA dari kampong ini.
Awalnya saya tahu, Omak dan Abah tidak berharap banyak dari pendidikan saya, karena Omak dan Abah tidak berani terlalu banyak berharap dengan kondisi ekonomi yang serba terbatas, ya... mengalir sajalah, dan tidak pernah mimpi mampu mengkuliahkan anak! (saat saya menginjak SMA dan masuk perguruan Tinggi, kurang dari 5 orang putra-putri kampong ini yang mampu mengecap pendidikan sampai perguraun Tinggi, yang saya ingat Mamak Said (pernah kuliah tapi tidak dilanjutkan), mamak Anwar (pernah kuliah tapi tidak dilanjutkan), ijek Ipah/Syarifah(akhirnya tamat dari IAIN Susqo Pekan baru, mas Trik (akhirnya tamat dari matematika UNRI, hanya itu).
namun jalan kehidupan memberikan "jalannya sendiri" omak dan abah berhasil mengantarkan saya menjadi sarjana, master dan insya Allah beberapa tahun kedepan menjadi doktor di Jerman. Amin. terima kasih omak dan abah.
Allah mentakdirkan salah satu putra kampong kecil ini, sampai di Jerman, saya meyakini ini adalah bagian dari kerja keras Omak dan Abah, dan do'a-do'a mereka, serta karunia Allah untuk menambah rasa syukur kita kepada Allah. Amin.
teringat masa SD - SMA saya di kampong, ada aneka ragam permainan di kampong saya seperti: main di sungai, main klereng, main mobil-mobilan yang dibuat dari pohon kecil yang kami cari di semak belukar/hutan, dibentuk seperti mobil formula 1, dengan roda dari sandal bekas, yang dibuat dari bekas batang senter, main perangkap puyuh, membuat takalak (perangkap ikan), membuat jerat puyuh,...
Sadar tidak sadar permainan tersebut, membantu tumbuh kembang anak-anak kampong, menjadi anak-anak yang kuat, tidak mudah sakit, karena dengan main di sungai, anak-anak terbiasa dan dilatih dengan berbagai macam kondisi fisik dan juga dari berbagai macam zat yang menempel di kulit, akhirnya sedikit anak kampong yang terkena alergi.
membuat mobil dari kayu dan rodanya dari sandal bekas, ini memberikan pendidikan kreativitas yang tinggi kepada setiap anak, termasuk juga memanfaatkan sumber daya yang ada untuk permainan.
alasan lain kenapa saya menulis tentang kampongku ini adalah, saat ini sebenarnya saya punya tulisan yang saya tulis saat 2 minggu yang lalu, berkunjung ke Paris, bagi banyak orang, Paris merupakan salah satu kota idaman untuk di kunjungi di dunia, sebelumnya saya mengunjungi Polandia. saya juga menulis tentang Polandia, namun kenapa kita bangga dengan kota-kota orang lain, yang sebenarnya tidak mempunyai keterkaitan sejarah langsung dengan kita. kenapa kita tidak bangga dengan kampong kita, dimana banyak sejarah mengiringi kehidupan kita di tempat itu. bahkan sebagian dari air yang ada ditubuh kita mengalir dari air yang dialirkan di kampong kita.
akhirnya saya merasakan, beruntunglah anda yang dilahirkan di kampong/desa, karena anda akan mendapatkan berbagai macam pengalaman, udara yang bersih, suasana kekerabatan yg ini akan mengasah kecerdasan sosial anda, permainan alami yang heterogen dan murah, serta menstimulan kreativitas.
Saya prihatin melihat anak-anak yang saat ini dilahirkan dan dibesarkan di kota-kota besar seperti Jakarta, anak-anak tidak mempunyai lahan yang cukup untuk bermain, udaranya kotor, lingkungan juga kotor, kalau anda mau lingkungan yang bersih, anda diharuskan membayar mahal atau pergi ke Mall, apakah ini sehat dan mendukung tumbuh kembang anak?...saya yakin tidak !!!, bahkan sadar tidak sadar lingkungan ini mendorong semakin banyaknya anak-anak yg tumbuh kembangnya terganggu, seperti autis, a sosial, mudah terserang penyakit, alergi..akhirnya harus diterapi..dan menjamurlah lembaga-lembaga terapi tumbuh kembang.
Semoga dimasa mendatang banyak orang tergerak untuk menyadari kondisi ini, menyadari bahwa perlu keseriusan menciptakan suasana yang kondusif untuk tumbuh kembang anak-anak, karena ini merrupakan tunas bangsa yang akan membawa bangsa menjadi bangsa yang tangguh dimasa depan.
semoga bermanfaat...
daftar istilah:
kampong = bahasa daerah saya untuk kampung
dedangau = gubuk yang dibangun petani selama menunggu ladang padi.
Omak = ibu
Abah = Ayah
Atuk = Kakek
puyuh = burung puyuh liar
dari Jerman, teringat Kampong Pesagang / Kubu patembang.
musim dingin, 24 Januari 2012
pukul 13.24 CET
Jaharuddin bin Damunar Rusalan
saya pernah mendengar cerita dari Atuk Wahab(alm) dan orang-orang tua di kampong kami, tentang alasan kampong kami dinamakan Kubu Patembang, sebenarnya Kubu patembang itu nama salah satu tempat di daerah perkebunan karet (saat ini sudah menjadi daerah transmigrasi), nah karena tempat tersebut sudah tidak dihuni, dan masyarakatnya pindah ke pinggir jalan raya, nama kampongnya tetap dipakai, yang sekarang dikenal dengan kampong Kubu Patembang, nama Kubu patembang sendiri berasal dari sejarah bahwa dulu di zaman perang dengan Belanda kampong ini (Kubu Patembang lama) menjadi salah satu tempat pertahanan (Kubu)pejuang kemerdekaan.
Mengapa saya menulis tentang kampong ini, karena saya dilahirkan disana, kedua orang tua saya juga tinggal di kampong kecil yang penuh kedamaian ini. saat ini ibunda saya (omak) Sawiyah/Iyut tinggal di kampong ini, di dekat masjid dan dekat jembatan lombah, begitu biasanya orang menamainya. Abah Damunar/Munar(alm), juga dikebumikan di kampong ini. Omak dan Abah memulai kehidupan berumah tangga di kampong ini, dengan kondisi yang sangat bersahaja, tanpa rumah, tanpa lahan/kebun pertanian, abah dan Omak mengawali kehidupan rumah tangga sebagai petani pengarap dilahan orang lain, dengan kerja keras akhirnya Omak dan Abah bisa mempunyai lahan sendiri dan digarap menjadi kebun karet, dan kebun Sawit. Saya masih ingat bagaimana kerja keras omak dan abah ketika saya masih kecil, mungkin umur 2-5 tahun, saya bermain di dalam semak belukar, sambil menunggui abah dan omak bekerja, bukan bermain diarena main seperti layaknya anak-anak di zaman sekarang, namun bermain sendiri di dalam semak belukar dengan apa adanya, saya juga masih ingat sebagian dari kehdidupan saya, tinggal di dedangau di daerah bojuran (nama salah satu tempat di pingir sungai Bojuran), kami tinggal di rumah dedangau tersebut, makan disana, sholat di sana, dan pagi hari saya berangkat ke sekolah dari dedangau ini, dan banyak sekali kenangan manis dan perjuangan sejak saya lahir dan sampai SMA dari kampong ini.
Awalnya saya tahu, Omak dan Abah tidak berharap banyak dari pendidikan saya, karena Omak dan Abah tidak berani terlalu banyak berharap dengan kondisi ekonomi yang serba terbatas, ya... mengalir sajalah, dan tidak pernah mimpi mampu mengkuliahkan anak! (saat saya menginjak SMA dan masuk perguruan Tinggi, kurang dari 5 orang putra-putri kampong ini yang mampu mengecap pendidikan sampai perguraun Tinggi, yang saya ingat Mamak Said (pernah kuliah tapi tidak dilanjutkan), mamak Anwar (pernah kuliah tapi tidak dilanjutkan), ijek Ipah/Syarifah(akhirnya tamat dari IAIN Susqo Pekan baru, mas Trik (akhirnya tamat dari matematika UNRI, hanya itu).
namun jalan kehidupan memberikan "jalannya sendiri" omak dan abah berhasil mengantarkan saya menjadi sarjana, master dan insya Allah beberapa tahun kedepan menjadi doktor di Jerman. Amin. terima kasih omak dan abah.
Allah mentakdirkan salah satu putra kampong kecil ini, sampai di Jerman, saya meyakini ini adalah bagian dari kerja keras Omak dan Abah, dan do'a-do'a mereka, serta karunia Allah untuk menambah rasa syukur kita kepada Allah. Amin.
teringat masa SD - SMA saya di kampong, ada aneka ragam permainan di kampong saya seperti: main di sungai, main klereng, main mobil-mobilan yang dibuat dari pohon kecil yang kami cari di semak belukar/hutan, dibentuk seperti mobil formula 1, dengan roda dari sandal bekas, yang dibuat dari bekas batang senter, main perangkap puyuh, membuat takalak (perangkap ikan), membuat jerat puyuh,...
Sadar tidak sadar permainan tersebut, membantu tumbuh kembang anak-anak kampong, menjadi anak-anak yang kuat, tidak mudah sakit, karena dengan main di sungai, anak-anak terbiasa dan dilatih dengan berbagai macam kondisi fisik dan juga dari berbagai macam zat yang menempel di kulit, akhirnya sedikit anak kampong yang terkena alergi.
membuat mobil dari kayu dan rodanya dari sandal bekas, ini memberikan pendidikan kreativitas yang tinggi kepada setiap anak, termasuk juga memanfaatkan sumber daya yang ada untuk permainan.
alasan lain kenapa saya menulis tentang kampongku ini adalah, saat ini sebenarnya saya punya tulisan yang saya tulis saat 2 minggu yang lalu, berkunjung ke Paris, bagi banyak orang, Paris merupakan salah satu kota idaman untuk di kunjungi di dunia, sebelumnya saya mengunjungi Polandia. saya juga menulis tentang Polandia, namun kenapa kita bangga dengan kota-kota orang lain, yang sebenarnya tidak mempunyai keterkaitan sejarah langsung dengan kita. kenapa kita tidak bangga dengan kampong kita, dimana banyak sejarah mengiringi kehidupan kita di tempat itu. bahkan sebagian dari air yang ada ditubuh kita mengalir dari air yang dialirkan di kampong kita.
akhirnya saya merasakan, beruntunglah anda yang dilahirkan di kampong/desa, karena anda akan mendapatkan berbagai macam pengalaman, udara yang bersih, suasana kekerabatan yg ini akan mengasah kecerdasan sosial anda, permainan alami yang heterogen dan murah, serta menstimulan kreativitas.
Saya prihatin melihat anak-anak yang saat ini dilahirkan dan dibesarkan di kota-kota besar seperti Jakarta, anak-anak tidak mempunyai lahan yang cukup untuk bermain, udaranya kotor, lingkungan juga kotor, kalau anda mau lingkungan yang bersih, anda diharuskan membayar mahal atau pergi ke Mall, apakah ini sehat dan mendukung tumbuh kembang anak?...saya yakin tidak !!!, bahkan sadar tidak sadar lingkungan ini mendorong semakin banyaknya anak-anak yg tumbuh kembangnya terganggu, seperti autis, a sosial, mudah terserang penyakit, alergi..akhirnya harus diterapi..dan menjamurlah lembaga-lembaga terapi tumbuh kembang.
Semoga dimasa mendatang banyak orang tergerak untuk menyadari kondisi ini, menyadari bahwa perlu keseriusan menciptakan suasana yang kondusif untuk tumbuh kembang anak-anak, karena ini merrupakan tunas bangsa yang akan membawa bangsa menjadi bangsa yang tangguh dimasa depan.
semoga bermanfaat...
daftar istilah:
kampong = bahasa daerah saya untuk kampung
dedangau = gubuk yang dibangun petani selama menunggu ladang padi.
Omak = ibu
Abah = Ayah
Atuk = Kakek
puyuh = burung puyuh liar
dari Jerman, teringat Kampong Pesagang / Kubu patembang.
musim dingin, 24 Januari 2012
pukul 13.24 CET
Jaharuddin bin Damunar Rusalan
Tulisan ini saya tulis, karena adakalanya ketakutan-ketakutan yang dirasakan oleh setiap orang menjadi penghambat mengembangkan diri. ketakutan tersebut bisa berupa: wah sepertinya saya tidak mampu, wah sepertinya kompetitor saya pintar semua, wah saya dari kampung mereka dari kota dengan berbagai fasilitas yang mendukung, wah saya dari negara berkembang yang bahasa inggrishnya tidak bagus dan seterusnya....
apakah kita yakin bahwasanya Allah menciptakan kita sebagai sebaik-baiknya bentuk?..sebagai muslim yang baik, maka seharusnya kita meyakini hal ini, ini memberikan kesadaran kepada kita bahwa, kondisi kita hari ini bukanlah suatu kebetulan, ini semua adalah bagian dari skenario Allah, kemudian ini juga memberi kesadaran kepada kita bahwa kita diciptakan Allah dengan kelebihan-kelebihan yang luar biasa, cobalah kita identifikasi kelebihan-kelebihan diri kita, maka kita akan menemukan banyaaaaaaaaaaaak kelebihan yang bisa jadi tidak kita sadari sebelumnya.
kemudian, perasaan takut, merupakan perasaan yang wajar, dan bisa jadi dihinggapi oleh banyak orang termasuk orang-orang yang berada di sekitar anda dan kompetitor anada. bisa jadi kompetitor anda malah merasa anda lebih baik, lebih pintar, lebih beruntung dan seterusnya.
selamat mencoba! take action!
Hannover, kamis dini hari 19 jan 2012
jaharuddin
Pemuda: "saya bermaksud melamar putri bapak"
Calon Mertua: "Maksud yang baik, hanya saja putri saya masih sekolah"
Pemuda: "oooo...saya kira sudah libur pak"
Calon Mertua: "?=@#$!! gubrax"
Calon Mertua: "Maksud yang baik, hanya saja putri saya masih sekolah"
Pemuda: "oooo...saya kira sudah libur pak"
Calon Mertua: "?=@#$!! gubrax"

Aku rindu ketika halaqoh adalah kebutuhan, bukan sekedar sambilan apalagi hiburan...
Aku rindu zaman ketika membina adalah kewajiban bukan pilihan apalagi beban dan paksaan...
Aku rindu zaman ketika dauroh menjadi kebiasaan, bukan sekedar pelengkap pengisi program yang dipaksakan...
Aku rindu zaman ketika tsiqoh menjadi kekuatan, bukan keraguan apalagi kecurigaan...
Aku rindau zaman ketika tarbiyah adalah pengorbanan, bukan tuntutan, hujatan dan obyekan...
Aku rindu zaman ketika nasehat menjadi kesenangan bukan su'udzhon atau menjatuhkan...
Aku rindu zaman ketika kita semua memberikan segalanya untuk dakwah ini....
Aku rindu zaman ketika nasyid ghuroba menjadi lagu kebangsaan...
Aku rindu zaman ketika hadir liqo adalah kerinduan dan terlambat adalah kelalaian...
Aku rindu zaman ketika malam gerimis pergi kepuncak mengisi dauroh dengan ongkos yang ngepas dan peta tak jelas...
aku rindu zaman ketika seorang ikhwah benar-benar berjalan kaki 2 jam di malam buta sepulang tabligh da'wah di desa sebelah...
aku rindu zaman ketika pergi liqo selalu membawa infaq, alat tulis, buku catatan dan qur'an terjemah diatmbah sedikit hapalan...
aku rindu zaman ketika binaan menangis karena tidak bisa hadir liqo...
aku rindu zaman ketika seorang ikhwah berangkat liqo dengan ongkos jatah belanja esok hari untuk keluarganya....
aku rindu zaman ketika seorang murobbi sakit dan harus dirawat, para binaan patungan mengumpulkan dana apa adanya....
aku rindu zaman itu....
ya rabb, jangan kau buang kenikmatan berdakwah dari hati-hati kami....
oleh" Ust KH Rahmat Abdullah (alm)
dikutip dari: booklet winter retreat 2011
Saat ini saya sedang berada di bandara international Lotnisco Chopina Polandia, keberuntungan yang mengantarkan saya ke airport ini karena beberapa hari ini saya diundang teman-teman mahasiswa berdiskusi tentang banyak hal tentang kehidupan di dua kota di Polandia, yaitu di Warsawa dan Mikolajki.
Warsawa sudah pernah saya kenal melalui film dan informasi media,bayangan saya tentang kota Warsawa adalah kota yang dipenuhi dengan salju karena sedang musim dingin, kemudian bangunannya bangunan kuno yang tidak terawat karena sepengetahuan ku Polandia adalah salah satu sekutu Uni Soviet dalam membendung arus kapitalisme di dunia, artinya saya tidak berharap banyak akan menemukan modernitas seperti Negara Jerman misalnya. Saya berada di kota Warsawa selama tiga hari, sempat mengunjungi beberapa sudut kota seperti centrum, disana terdapat gedung science and culture di jantung kota Warsawa.
Karena tidak mempunyai ekspektasi tinggi terhadap kota ini, maka saya datang dengan rasa ingin tahu yang biasa, dan memang saya mendapatkan kondisi transportasi satu tingkat dibawah Jerman. Namun masih jauh di atas Jakarta. Sebagian dari dugaan saya tidak terbukti, karena di central kota Warsawa saya menemukan mall besar, saya juga menemukan beberapa gedung mencakar langit, dan termasuk beberapa diantaranya industri bisnis dan jasa berbasis USA seperti JW Mariot, Novotel, dll. Kemudian saya juga menemukan beberapa perusahaan yang juga ada di Jerman seperti C & A, HM, Lidl, dll, serta saya juga menemukan Carefour dan Makro di kota ini.
Lumayan maju dan modern, apalagi bandaranya yang saat ini saya duduk di salah satu sudutnya, seperti layaknya bandara berkelas international, beberapa tingkat di atas bandara Soekarno Hatta. Saya menduga terdapat kemajuan yang berarti di Polandia dari sebelumnya.
Keunikan kota ini adalah culture yang tidak mementingkan mengecat bagian luar rumahnya, tidak terlalu mudah bagi anda yang ingin menemukan rumah yang megah dan anggun di kota ini, karena ternyata setelah saya tanyakan kepada teman yang menemani perjalanan saya, orang Polandia tidak mementingkan bentuk rumah dari luar, mereka lebih mementingkan bentuk dalam rumahnya. Jadi anda akan menemukan rumah yang megah dikawasan tengah kota sekalipun, namun kalau dari luar tidak menunjukkan kemewahannya. Hal yang sama akan anda temui juga dengan bagian luar transportasi publik di kota Warsawa. Namun sedikit berbeda dengan bangunan tua di kota tua kota Warsawa, atau dan beberapa bangunan di seputar pusat kota Warsawa, bagus layaknya kota-kota lainnya.
Saya juga sempat mengunjungi kota Mikolajki, Mazury, sebuah kota wisata di utara Warsawa, untuk mencapai kota ini anda bisa naik bus atau kereta api dengan lama perjalan sekitar 5 jam, saya sempat dua hari dikota ini untuk berdiskusi dengan teman-teman mahasiswa di acara Perhimpunan Musim Sejuk (PMS) 2011. Kota Mikolajki merupakan kota peristirahatan, dimana dikota ini banyak terdapat hotel, arena wisata dan sarana wisata lainnya. Namun saat ini tidak terlalu ramai karena sedang musim dingin, walaupun untuk tahun ini belum turun salju, penghujung tahun ini biasanya sudah tebal salju menyelimuti.
Dikota ini saya berdiskusi dengan mahasiswa fakultas kedokteran dari Polandia dan Czech republic, ada sekitar 30an orang, mereka adalah calon dokter yang ditugaskan negaranya belajar di sini.
Saya cukup kaget dengan semangat mereka yang tinggi, mereka orang-orang yang selain mempelajari dengan sungguh-sungguh disiplin ilmunya, saat yang sama sangat peduli dengan Islam, dan punya keinginan kuat untuk mengajak orang lain juga menjadi seorang muslim yang baik, saya sempat bertanya di dalam hati, mengapa mereka mampu mempertahankan identitas beragamanya dengan baik, bahkan bersemangat untuk mengajak yang lain, padahal mereka jauh dari orang tua, tinggal di Polandia dan Czech yang tidak mudah menemukan masjid, termasuk makanan halal, bahkan ternyata sebagian dari mereka terpaksa sholat di gereja (salah satunya di gereja yang tersedia di airport Chopina warsawa ini).
Saya mendapatkan cerita ada dari mereka yang terpaksa sholat digereja, karena gereja yang disediakan oleh airport (seperti layaknya masjid di Indonesia) di bandara ini, sering kali kosong, jadi dari pada kosong dan tidak tersedia musholla apalagi masjid di bandara ini, akhirnya mereka sholat di dalam gereja tersebut.
Kenapa mereka mampu mempertahankan keimanannya, sementara mereka adalah anak-anak muda yang wajar saja, jika mempunyai keinginan untuk jalan-jalan ke Negara lain, mumpung di eropa, mumpung lagi liburan, namun yang mereka lakukan adalah melaksanakan pelatihan bagaimana agar mahasiswa Islam lebih berkualitas dan bermanfaat bagi umat Islam, padahal minggu depan mereka akan menghadapi ujian di kampus masing-masing. Ternyata mereka adalah orang-orang yang melakukan proses pembinaan diri (tarbiyah) dan mempunyai kesadaran bahwa tidak cukup hanya pintar dalam disiplin ilmu yang dipelajari, ini adalah kebutuhan akal, dan mereka adalah pribadi-pribadi yang sehat secara fisik karena mereka adalah calon dokter, mereka sangat sadar bahwa hati mereka perlu diisi kebutuhannya yaitu selalu mengingat Allah (dzikrullah),dengan pengajian yang konsisten dan mempunyai manhaj (metode) yang jelas.
Dan mereka merasakan nikmatnya berilmu, sehat dan beribadah, akhirnya perasaan senang itulah yang ingin mereka bagi kepada teman-teman mahasiswa lainnya. luar biasa!.
Jazakallah khairan katsiro kepada sahabat mahasiswa Polandia dan Czech Republik, semoga pertemuan kita beberapa hari ini menjadi amal ibadah, dan saling menguatkan untuk berkontribusi membangun masa depan yang lebih baik, saya mendo’akan anda semua semoga menjadi orang sukses, dan sholeh, selalu berjuang untuk kebaikan manusia dan menjadi batu bata bangunan Islam yang agung, semoga Allah mempertemukan kita kembali dengan suasana yang jauh lebih baik di masa mendatang. Terima kasih atas semua kebaikan anda semua, saya sangat bangga dengan anda semua, dan semoga menjadi motivasi lebih bagi saya untuk terus mengembangkan diri dan berkontribusi bagi kejayaan umat Islam dan kemanusiaan.
Semoga bermanfaat.
Jaharuddin
Jum’at, Musim dingin, 30 desember 2011, Pukul 17.23 CET, saat menunggu penerbangan Warsawa – Frankfurt mengunakan Lufthansa LH 1353/063 pk 18.45, kemudian melanjutkan penerbangan dengan Lufthansa LH 058/055 ke Hannover, Insya Allah sampai di Hannover pukul 23.00 CET
alhamdulillah mendapat pengalaman baru diskusi dengan terbuka dan menarik dengan teman-teman mahasiswa di winter retreat 2011. Acara ini diadakan tanggal 28-30 des 2011. tema acara ini let your iman di the walking..
saya berangkat dari Hannover, naik kereta api (IC) ke Berlin, sampai di Berlin Hbf, langsung menunju Tegel airport Berlin. kami check in, dan menunggu beberapa saat untuk masuk ke pesawat LOT Polish Airlines, menuju Warsawa. awalnya saya agak kaget,karena pesawat yang membawa kami ke Warsawa malam itu cukup kecil (equipment: Aerospatiale/Alenia ATR 72), pesawat yang mengunakan baling-baling, dengan jumlah kursi penumpang sekitar 70an kursi, ini merupakan pesawat yang terkecil yang pernah saya tumpangi.
Agak khawatir, nih nanti kalau di hembus angin, gimana ya..?..:), bismillahi...baca do'a..
اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ فِيْ سَفَرِنَا هَذَا الْبِرَّ وَالتَّقْوَى، وَمِنَ الْعَمَلِ مَا تَرْضَى، اللَّهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا سَفَرَنَا هَذَا وَاطْوِ عَنَّا بُعْدَهُ، اللَّهُمَّ أَنْتَ الصَّاحِبُ فِي السَّفَرِ وَالْخَلِيْفَةُ فِي اْلأَهْلِ، اللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ وَعْثَاءِ السَّفَرِ وَكَآبَةِ الْمَنْظَرِ وَسُوْءِ الْمُنْقَلَبِ فِي الْمَالِ وَاْلأَهْلِ
“Ya Allah, kami mohon kepadamu dalam perjalanan ini kebajikan katakwaan dan amal yang Engkau ridhoi Ya Allah, ringankanlah atas kami perjalanan ini, dekatkanlah jaraknya perjalanan ini, Ya Alloh Engkaulah temanku dalam perjalanan ini dan Engkaulah sebagai pengganti yang melindungi keluarga. Ya Allah, aku berlindung kepadaMu dari pada kesusahan perjalanan ini, dari pemandangan yang menyakitkan dan dari nasib yang sial dalam harta dan keluarga.” (HR. Muslim)
...kemudian tilawah, dan menguatkan tekad, insya Allah ini jalan yang benar, kemudian membayangkan para ustadz yang berdakwah ke daerah Timur Indonesia, ...tantangan seperti ini belum seberapa.... diperkuat dengan keyakinan bahwa ini eropa, saya sangat meyakini standar penerbangan di eropa sangat memperhatikan keselamatan terbang, teringat pesawat-pesawat Garuda saja sampai saat ini belum bisa terbang di Jerman, nah pesawat ini, walaupun kecil, insya Allah sudah mendapatkan kelayakan terbang dan keselamatan dari otoritas eropa dan Jerman. Amin.
dengan penumpang sekitar 10 orang, kami mulai mengudara, dan tidak ada hambatan sama sekali, sekitar 1 jam 35 menit kemudian, kami mendarat di bandara Chopina Warsawa. alhamdulillahi robbil alamin.
mengambil bagasi di terminal A, kemudian akh reza, menghubungi panitia, dan panita meminta kami menunggu...beberapa saat, agak bertanya juga dalam hati, kok panitia tidak langsung berada di termina A ya...ternyata dibalik kejadian ini...hampir terjadi tragedi, yang belum bisa saya ceritakan di blog ini...:).
menungu sekitar setengah jam, sekitar 6 orang panitia datang menjemput, berasa sudah kenal lama, para panitia merangkul dengan panuh kehangatan...inilah nikmatnya ukhuwah Islamiyah...hati-hati kami selalu berpadu...dalam dakwah kepadamu ..kuatkan ikatan kami ya Allah....Amin. Walaupun secara fisik kami belum pernah bertemu. subhanallah....
naik bus, dengan satu atau dua kali ganti, sampailah kami di rumah besar, rumah ini adalah rumah yang disewa mahasiswa, dan dijadikan markas dakwah mahasiswa laki-laki.
saya surpise dengan rumah ini, saya bilang ke teman-teman mahasiswa, kalau di Jakarta rumah sebesar dan semewah ini, adanya di Pondok Indah (salah satu kawasan elit di Jakarta selatan). mungkin rumah ini ada sekitar 10 kamar, 2 lantai, dilengkapi gudang, kamar mandi besar, kemudian kolam renang. wow....nih mahasiswa beasiswanya besar nih...:).
Kami di ajak, ke ruang yang besar, dan disana juga ada musholla, saya dan akh Reza langsung sholat magrib dan Isya, setelah selesai duduk di ruang tamu, di sini ada perpustakaan mini, di sela-sela buku yang ada di perpustakaan tersebut terdapat buku sirah nabawiyah, terbitan pustaka al kautsar, sirah nabawiyah terbitan robbani press, fiqh dakwah karya Mustafa Masyhur, dengan bahasa Indonesia. subhanallah..dulu buku-buku ini sangat akrab dengan keseharian saya..selama bekerja di penerbitan..., dan buku-buku itu sekarang ada di perpustakaan mini di eropa...di Polandia, jauh juga ya terbangnya,...semoga menjadi amal kebajikan dan pahala yang terus mengalir bagi orang-orang yang berkreasi dalam menerbitkannya, mulai dari penulisnya, penterjemah, editor, pra cetak, tim produksi, tim marketing, dan tim supporting lainnya. Amin.
tak lama kemudian, tibalah sesi makan malam...kami makan bersama dari satu nampan, satu nampan ber empat...wah...ini sudah lama sekali tidak saya temui, saya belum menemui jamuan seperti ini setelah setahun saya di Jerman, dan 9 tahun saya di Jakarta, ..sudah mulai langka ya...budaya seperti ini?... .dulu zamannya kuliah S1 di Jambi, sering saya menemui makan berjama'ah seperti ini....nikmat ukhuwah kental dirasakan dalam makan malam kali ini.
kemudian kami istirahat, alhamdulillah nikmat istirahat diberikan Allah kepada kami, karena beberapa hari terakhir saya dan akh Reza gerilya, siang malam menyiapkan materi, games, simulasi untuk acara.
sebelum shubuh, salah seorang mahasiswa membangunkan orang-orang di markas dakwah ini untuk sholat shubuh berjama'ah, dilanjutkan dengan al matsurat bersama, kemudian sarapan, dan bersiap-siap untuk aktivitas.
Hari ini, kami dijadwalkan mengisi acara di markas akhwat, ada beberapa orang berkumpul disana dan saya serta akh Reza membawakan materi amal jama'i, dilanjutkan dengan diskusi...seharian...dan alhamdulillah semoga memberikan pengetahuan dan pencerahan bagi kami pemateri dan bagi pendengar....Amin.
malamnya, istirahat dan besoknya pagi-pagi kami akan melanjutkan perjalanan ke Mikolajki, Mazury, sekitar 5 jam perjalanan dari Warsawa. perjalanan berjalan lancar, dan menyenangkan...panitia menyewa satu bus, untuk kami semua menuju lokasi acara, sampai di lokasi acara sekitar pukul 12. an, lokasi acara ini adalah sebuah hotel di kawasan wisata di utara Warsawa. teman-teman mahasiswa menyewa satu hotel untuk peserta, panita dan pembicara. luar biasa!.
sekitar pukul 16.00 acara dimulai.......
Ditemanin Reza Fathurrahman, seorang aktivis dakwah keturunan Aceh, dengan berbagai pengalaman trainingnya, membuat acara ini menjadi dinamis dan menumbuhkan motivasi dan semangat bagi semua peserta. saya pribadi sangat bangga dengan trainer yang mengecap pendidikan sarjana di psikologi unpad, saat ini sedang menyelesaikan study bidang kebijakan publik di Erfurt, Jerman.
memang secara usia saya lebih tua, namun banyak ilmu yang saya dapatkan dari sahabat ini, seperti: dia bercerita tentang philosophi "gelas kosong", intinya adalah, banyak aktivis kampus ketika dia keluar kampus dengan berbagai pengalaman dan jabatan yang pernah di sandangnya di kampus, membuat seorang aktivis kampus, menjadi kurang bisa menyesuaikan diri, bahkan cendrung tidak bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan baru. Padahal seharusnya setiap aktivis, apapun jabatan anda sebelumnya di kampus, hendaknya anda menyatakan dan menyiapkan diri anda untuk kembali belajar dari bawah, walaupun anda sebelumnya sudah terkenal, banyak pengalaman dan seterusnya. dengan demikian anda mempunyai kesiapan yang baik untuk meniti karir selepas kampus, dan pengalaman yang anda dapatkan selama berada di kampus, akan menjadi nilai tambah anda untuk lebih cepat dalam beradaptasi baik secara horizontal maupun vertikal.
pengalaman ini bukan hanya dominasi aktivis kampus, hal yang sama bisa terjadi juga bagi anda yang memulai hal baru (misalnya pindah ke tempat baru, pekerjaan baru, dstnya....). jabatan, pengalaman, dan pengetahuan yang anda miliki sabelumnya jangan membuat anda terperangkap untuk susah beradaptasi, kosongkan "gelas" anda...dan mulailah belajar ..walaupun dari bawah...dengan demikian anda akan sukses.
ucapan jazakallah khairan katsiro...saya ucapkan kesemua ikhwah wa akhwati fillah di Poland dan Czech, yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu...juga kepada Senarai Ahli Jawatan Kuasa PMS Poland 2011, yang di komandani akhi MNA bin A.
semoga bermanfaat...
Jaharuddin
selepas review materi bersama panitia
pukul 02.45 waktu polandia
di kamar 03 H MC M M, Poland
saya berangkat dari Hannover, naik kereta api (IC) ke Berlin, sampai di Berlin Hbf, langsung menunju Tegel airport Berlin. kami check in, dan menunggu beberapa saat untuk masuk ke pesawat LOT Polish Airlines, menuju Warsawa. awalnya saya agak kaget,karena pesawat yang membawa kami ke Warsawa malam itu cukup kecil (equipment: Aerospatiale/Alenia ATR 72), pesawat yang mengunakan baling-baling, dengan jumlah kursi penumpang sekitar 70an kursi, ini merupakan pesawat yang terkecil yang pernah saya tumpangi.
Agak khawatir, nih nanti kalau di hembus angin, gimana ya..?..:), bismillahi...baca do'a..
اللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ فِيْ سَفَرِنَا هَذَا الْبِرَّ وَالتَّقْوَى، وَمِنَ الْعَمَلِ مَا تَرْضَى، اللَّهُمَّ هَوِّنْ عَلَيْنَا سَفَرَنَا هَذَا وَاطْوِ عَنَّا بُعْدَهُ، اللَّهُمَّ أَنْتَ الصَّاحِبُ فِي السَّفَرِ وَالْخَلِيْفَةُ فِي اْلأَهْلِ، اللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ وَعْثَاءِ السَّفَرِ وَكَآبَةِ الْمَنْظَرِ وَسُوْءِ الْمُنْقَلَبِ فِي الْمَالِ وَاْلأَهْلِ
“Ya Allah, kami mohon kepadamu dalam perjalanan ini kebajikan katakwaan dan amal yang Engkau ridhoi Ya Allah, ringankanlah atas kami perjalanan ini, dekatkanlah jaraknya perjalanan ini, Ya Alloh Engkaulah temanku dalam perjalanan ini dan Engkaulah sebagai pengganti yang melindungi keluarga. Ya Allah, aku berlindung kepadaMu dari pada kesusahan perjalanan ini, dari pemandangan yang menyakitkan dan dari nasib yang sial dalam harta dan keluarga.” (HR. Muslim)
...kemudian tilawah, dan menguatkan tekad, insya Allah ini jalan yang benar, kemudian membayangkan para ustadz yang berdakwah ke daerah Timur Indonesia, ...tantangan seperti ini belum seberapa.... diperkuat dengan keyakinan bahwa ini eropa, saya sangat meyakini standar penerbangan di eropa sangat memperhatikan keselamatan terbang, teringat pesawat-pesawat Garuda saja sampai saat ini belum bisa terbang di Jerman, nah pesawat ini, walaupun kecil, insya Allah sudah mendapatkan kelayakan terbang dan keselamatan dari otoritas eropa dan Jerman. Amin.
dengan penumpang sekitar 10 orang, kami mulai mengudara, dan tidak ada hambatan sama sekali, sekitar 1 jam 35 menit kemudian, kami mendarat di bandara Chopina Warsawa. alhamdulillahi robbil alamin.
mengambil bagasi di terminal A, kemudian akh reza, menghubungi panitia, dan panita meminta kami menunggu...beberapa saat, agak bertanya juga dalam hati, kok panitia tidak langsung berada di termina A ya...ternyata dibalik kejadian ini...hampir terjadi tragedi, yang belum bisa saya ceritakan di blog ini...:).
menungu sekitar setengah jam, sekitar 6 orang panitia datang menjemput, berasa sudah kenal lama, para panitia merangkul dengan panuh kehangatan...inilah nikmatnya ukhuwah Islamiyah...hati-hati kami selalu berpadu...dalam dakwah kepadamu ..kuatkan ikatan kami ya Allah....Amin. Walaupun secara fisik kami belum pernah bertemu. subhanallah....
naik bus, dengan satu atau dua kali ganti, sampailah kami di rumah besar, rumah ini adalah rumah yang disewa mahasiswa, dan dijadikan markas dakwah mahasiswa laki-laki.
saya surpise dengan rumah ini, saya bilang ke teman-teman mahasiswa, kalau di Jakarta rumah sebesar dan semewah ini, adanya di Pondok Indah (salah satu kawasan elit di Jakarta selatan). mungkin rumah ini ada sekitar 10 kamar, 2 lantai, dilengkapi gudang, kamar mandi besar, kemudian kolam renang. wow....nih mahasiswa beasiswanya besar nih...:).
Kami di ajak, ke ruang yang besar, dan disana juga ada musholla, saya dan akh Reza langsung sholat magrib dan Isya, setelah selesai duduk di ruang tamu, di sini ada perpustakaan mini, di sela-sela buku yang ada di perpustakaan tersebut terdapat buku sirah nabawiyah, terbitan pustaka al kautsar, sirah nabawiyah terbitan robbani press, fiqh dakwah karya Mustafa Masyhur, dengan bahasa Indonesia. subhanallah..dulu buku-buku ini sangat akrab dengan keseharian saya..selama bekerja di penerbitan..., dan buku-buku itu sekarang ada di perpustakaan mini di eropa...di Polandia, jauh juga ya terbangnya,...semoga menjadi amal kebajikan dan pahala yang terus mengalir bagi orang-orang yang berkreasi dalam menerbitkannya, mulai dari penulisnya, penterjemah, editor, pra cetak, tim produksi, tim marketing, dan tim supporting lainnya. Amin.
tak lama kemudian, tibalah sesi makan malam...kami makan bersama dari satu nampan, satu nampan ber empat...wah...ini sudah lama sekali tidak saya temui, saya belum menemui jamuan seperti ini setelah setahun saya di Jerman, dan 9 tahun saya di Jakarta, ..sudah mulai langka ya...budaya seperti ini?... .dulu zamannya kuliah S1 di Jambi, sering saya menemui makan berjama'ah seperti ini....nikmat ukhuwah kental dirasakan dalam makan malam kali ini.
kemudian kami istirahat, alhamdulillah nikmat istirahat diberikan Allah kepada kami, karena beberapa hari terakhir saya dan akh Reza gerilya, siang malam menyiapkan materi, games, simulasi untuk acara.
sebelum shubuh, salah seorang mahasiswa membangunkan orang-orang di markas dakwah ini untuk sholat shubuh berjama'ah, dilanjutkan dengan al matsurat bersama, kemudian sarapan, dan bersiap-siap untuk aktivitas.
Hari ini, kami dijadwalkan mengisi acara di markas akhwat, ada beberapa orang berkumpul disana dan saya serta akh Reza membawakan materi amal jama'i, dilanjutkan dengan diskusi...seharian...dan alhamdulillah semoga memberikan pengetahuan dan pencerahan bagi kami pemateri dan bagi pendengar....Amin.
malamnya, istirahat dan besoknya pagi-pagi kami akan melanjutkan perjalanan ke Mikolajki, Mazury, sekitar 5 jam perjalanan dari Warsawa. perjalanan berjalan lancar, dan menyenangkan...panitia menyewa satu bus, untuk kami semua menuju lokasi acara, sampai di lokasi acara sekitar pukul 12. an, lokasi acara ini adalah sebuah hotel di kawasan wisata di utara Warsawa. teman-teman mahasiswa menyewa satu hotel untuk peserta, panita dan pembicara. luar biasa!.
sekitar pukul 16.00 acara dimulai.......
Ditemanin Reza Fathurrahman, seorang aktivis dakwah keturunan Aceh, dengan berbagai pengalaman trainingnya, membuat acara ini menjadi dinamis dan menumbuhkan motivasi dan semangat bagi semua peserta. saya pribadi sangat bangga dengan trainer yang mengecap pendidikan sarjana di psikologi unpad, saat ini sedang menyelesaikan study bidang kebijakan publik di Erfurt, Jerman.
memang secara usia saya lebih tua, namun banyak ilmu yang saya dapatkan dari sahabat ini, seperti: dia bercerita tentang philosophi "gelas kosong", intinya adalah, banyak aktivis kampus ketika dia keluar kampus dengan berbagai pengalaman dan jabatan yang pernah di sandangnya di kampus, membuat seorang aktivis kampus, menjadi kurang bisa menyesuaikan diri, bahkan cendrung tidak bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan baru. Padahal seharusnya setiap aktivis, apapun jabatan anda sebelumnya di kampus, hendaknya anda menyatakan dan menyiapkan diri anda untuk kembali belajar dari bawah, walaupun anda sebelumnya sudah terkenal, banyak pengalaman dan seterusnya. dengan demikian anda mempunyai kesiapan yang baik untuk meniti karir selepas kampus, dan pengalaman yang anda dapatkan selama berada di kampus, akan menjadi nilai tambah anda untuk lebih cepat dalam beradaptasi baik secara horizontal maupun vertikal.
pengalaman ini bukan hanya dominasi aktivis kampus, hal yang sama bisa terjadi juga bagi anda yang memulai hal baru (misalnya pindah ke tempat baru, pekerjaan baru, dstnya....). jabatan, pengalaman, dan pengetahuan yang anda miliki sabelumnya jangan membuat anda terperangkap untuk susah beradaptasi, kosongkan "gelas" anda...dan mulailah belajar ..walaupun dari bawah...dengan demikian anda akan sukses.
ucapan jazakallah khairan katsiro...saya ucapkan kesemua ikhwah wa akhwati fillah di Poland dan Czech, yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu...juga kepada Senarai Ahli Jawatan Kuasa PMS Poland 2011, yang di komandani akhi MNA bin A.
semoga bermanfaat...
Jaharuddin
selepas review materi bersama panitia
pukul 02.45 waktu polandia
di kamar 03 H MC M M, Poland

Oleh: Jaharuddin
Saat ini pertengahan bulan desember, lazimnya banyak perusahaan diakhir tahun, diadakan rapat evaluasi pencapaian kinerja semua divisi/bidang/departemen. Hasil evaluasi tersebut menghasilkan catatan evaluasi dan rekomendasi untuk pembuatan perencanaan tahun-tahun selanjutnya. Para karyawan dan pengusaha saat ini sedang sibuk mengevaluasi, dan menyusun rencana termasuk target-target tahun yang akan datang.
Saat ini pertengahan bulan desember, lazimnya banyak perusahaan diakhir tahun, diadakan rapat evaluasi pencapaian kinerja semua divisi/bidang/departemen. Hasil evaluasi tersebut menghasilkan catatan evaluasi dan rekomendasi untuk pembuatan perencanaan tahun-tahun selanjutnya. Para karyawan dan pengusaha saat ini sedang sibuk mengevaluasi, dan menyusun rencana termasuk target-target tahun yang akan datang.
Mengapa banyak orang bersusah-susah menguras fikiran dan energi dan menyediakan waktu khusus untuk merencanakan usahanya?, salah satu jawabannya adalah karena ingin usahanya mempunyai kinerja yang lebih baik dimasa mendatang.
Apakah hal yang sama dilakukan untuk keluarga kita?, bukankah kita semua juga menginginkan keluarga yang lebih baik dimasa yang akan datang?, nah dengan demikian selayaknya pulalah para anggota keluarga menyempatkan diri, melakukan evaluasi, membuat perencanaan dan target keluarga untuk tahun yang akan datang.
Hal ini sangat penting, karena dikeluarga terdapat orang-orang yang sangat kita cintai, yang tentunya menginginkan yang terbaik dan semakin berkembang dimasa mendatang. Dengan demikian luangkan waktu dan fikiran anda untuk membuat perencanaan keluarga.
Dalam membuat perencanaan keluarga, paling tidak, ada 3 aspek yang perlu mendapat perhatian, yaitu : (1). Aspek pemenuhan kebutuhan akal. (2). Aspek pemenuhan kebutuhan jasmani. (3). Aspek pemenuhan kebutuhan ruhani. berikut akan saya uraikan satu persatu.
(1). Aspek pemenuhan kebutuhan akal.
Mengapa manusia yang diberikan amanah oleh Allah SWT untuk menjadi khalifah fil ard, karena manusia diberikan kelebihan akal fikiran, dengan akal fikiran, manusia bisa tumbuh, kuat melebihi makhluk Allah yang lain. Dengan demikian kita perlu menjaga dan menumbuhkan potensi akal pada setiap manusia, terutama keluarga kita. Kebutuhan akal tersebut berupa ilmu pengetahuan. Nah perlu dilakukan evaluasi, apakah sudah bertambah ilmu pengetahuan pada setiap individu dalam keluarga kita. Bisa jadi sebelum menikah dengan diri kita, istri kita adalah seorang sarjana, yang paling tidak sudah belajar 3 - 4 tahun disiplin ilmunya. Apakah setelah menikah istri kita semakin cerdas, atau sebaliknya? apakah setelah menikah istri kita malah menjadi tidak percaya diri ketemu dengan teman-temannya dan teman-teman suaminya, karena merasa sudah tidak nyambung berkomunikasi?
Kalau ini terjadi, maka kepala keluarga harus melakukan evaluasi, sudah layakkah para suami memberikan kesempatan kepada istri dan anak-anaknya dalam pemenuhan kebutuhan ilmu pengetahuan?
(2). Aspek jasmani.
Pemenuhan kebutuhan jasmani, berupa pemenuhan kebutuhan makanan yang bergizi dan cukup, dan dipastikan dari sumber yang halal dan sesuai takarannya. implikasinya adalah, jikalau sumber pemenuhan berasal dari sesuatu yang tidak halal, maka itu berarti perlu dievaluasi untuk ditinggalkan. Contohnya adalah pendapatan yang berasal dari korupsi dan subhat (meragukan). Yakinlah bahwasanya pendapatan dari sumber yang tidak halal, tidak akan membuat keluarga, menjadi tumbuh dengan baik dan berkah. yang terjadi adalah menimbulkan kegersangan, dan penyakit dalam keluarga. Bentuk lain dari kondisi ini adalah, jatuhnya anak-anak orang "berduit tidak halal" ke dalam pergaulan bebas, narkoba dan penyakit sosial lainnya. Dengan demikian berhati-hatilah dalam mencari sumber penghasilan, bukan saja perkara banyaknya namun juga harus memperhatikan kehalalannya.
Kemudian pemenuhan kebutuhan jasmani yang lain adalah, istirahat yang cukup dan pemenuhan kebutuhan biologis. implikasinya adalah, jika anda belum punya rumah, maka direncanakanlah untuk memiliki rumah, yang layak, sehingga anda merasa tentram di dalamnya. Jika anda belum berumah tangga, maka rencanakanlah untuk berumah tangga, karena ini merupakan tuntunan Islam yang memberikan keberkahan dalam kehidupan anda. dan buatlah rencana liburan keluarga dan olahraga, karena ini akan menambah semangat anda dalam beraktivitas.
(3). Aspek pemenuhan kebutuhan ruhani.
Tidak kalah pentingnya dalam membuat parencanaan keluarga, adalah aspek pemenuhan kebutuhan ruhani. Kebutuhan ruhani adalah berupa dzikrullah dan pelajaran agama. direncanakan dengan baik apa yang seharusnya sudah didapatkan oleh anak-anak dan keluarga kita di tahun depan. buatlah perencanaan pemenuhan kebutuhan agama yang baik dalam keluarga, seperti mengagendakan dalam setiap minggu ada pengajian, yang rutin dan konsiten serta mempunyai target dan metode yang jelas, sholat berjamaah yang dihadiri oleh seluruh anggota keluarga, dll...ini posisinya sama dengan pemenuhan kebutuhan akal dan jasmani.
Untuk teknis penyusunannya, anda bisa merujuk pada pembuatan perencanaan yang baik, dimana perencanaan yang baik tersebut harus SMART (Specific, Measurable, Acceptable, Realistic, dan Time bound). singkatnya perencanaan yang baik adalah yang fokus, terukur, dapat diterima oleh lingkungan yang membuat dan melaksanakan perencanaan, mampu dilaksanakan, dan mempunyai panduan waktu pelaksanaan yang jelas termasuk anggaran yang jelas.
yuk..yuk..yuk ...mengadakan raker evaluasi dan membuat perencanaan keluarga tahun depan....:)...:)...:).
semoga bermanfaat.
Hannover,musim dingin, penghujung 2011
Weihnachmarkt merupakan agenda tahunan kota Hannover, dan kota-kota lainnya di Jerman, dilaksanakan lebih kurang satu bulan, dari tanggal 23 nov - 24 des setiap tahunnya, acara ini merupakan rangkaian acara menyambut natalan dan tahun baru di Jerman, suasananya meriah, di hiasi dengan lampu-lampu yang bertebaran. weihnachmarkt ini kalau di Indonesia seperti pasar malam, ada makanan, ada pakaian, ada cinderamata, minuman dll. singkat cerita heboh,biasanya mulai dari jam 11 siang sampai jam 20.00. karena kami tinggal di aldstat/oldstat, maka weihnachmarkt setiap tahun diadakan di seputar appartemen kami.
turun langsung ketemu dengan lokasi acara, jadi setiap malam ramai, dan meriah.
belum selesai nih....:)

8 des 2011, at 14:31
Subhanallah, setelah sholat shubuh,bikin secangkir coffee,dan duduk depan comp.menghadap kejendela, keliatan sebuah gereja tua dan jam menunjukan pk.7.15. banyak burung gagak beterbangan, dgn suara angin ygbersuit2 kencang,pasti diluarsana ,dingin sekali,terlintas dalam pikiran, setengah abad yg lalu, Mamyku yg tercinta yg sudah beristirahat di sisi Allah, giving birth to a baby girl, in the Shah Iran Hospital .thank you My mamy, you are the best. wah....waktu membuka F.B. ternyata, Kawan2,kakak2,adik2, keponakan2 dan anak2,menantu2 juga sudah mengucapkan selamat Hut/Milad. YA ALLAH , begitu banyak orang2 yang baik, yg mau care atas hari bahagiaku ini, tak henti2nya rasa syukurku kpd mu Ya ALLAH, dan doaku untuk semua yg sudah berbagi kebahagian, berikanlah mereka umur panjang yang berkah dan bermanfaat. Amien..... Kabulkan lah ya ALLAH.
10des 2011, at
Kemarin Elma dan Umi , pergi ke M.H.H. university of Medicine Hanover, naik train bawah tanah, fasilitas u wheell chair, sangat baik u naik maupun turun. M.H.H. terletak 30 menit dari Hanover, suasananya seperti di Sentul, rumah2 besar2 dan luas2, banyak hutan kotanya,tapi kebetulan Winter,jadi hutannya hanya batang2 kering. M.H.H. university yg hanya chusus u Medicine,luas sekali, terdiri dari Hospital rujukan/pusat seperti RSCM. besar, mewah dan ada helipat nya. kemudian semua penyakit specialist ada disana, begitu juga reseach centre, semua reasch ada ged. sendiri2, kalau jantung terbaik di German tapi Syaraf terbaik di dunia, Directure nya org Islam,Prof. dari Iran, dan Gedungnya keren banget, designnya "OTAK MANUSIA". di seberangnya, ada dept. research regenerative , atau Cell Punca . di sinilah Umi berkantor dan melalkukan research, kebetulan waktu Elma kesana dia sedang ada di kantor, padahal hari Sabtu. orangnya tua sedikit dari Umi/ dr.Nana , orang Polandia, cantik langsing dan keren dan inteligen. namanya Dr.Constantia. dan ada lagi yang menyenangkan. di komp.M.h.H. itu bukan hanya Hospital, Apartm. dan research centre aja ,tapi ada juga Kinder Garden untuk anak2 dokter, mahasiswa , dan staff2 M.H.H.
....bersambung...
30 Nov 2011 at 21.02
oh begini ceritanya, sampai cengkareng,terus cek in, ngak taunya ada peraturan baru, boleh bawa barang hanya 23kg.dan 1 koper aja supaya besarnya sama,kalaumau tambah satu piece lagi,berarti bayar 100 us$.ngak mau dong, terpaksa buka kopernya jadi satu,padahal baru di wraped pake plastik,mana harganya rp35000.-untung yg dorong wheel chairnya baik banget.
30 Nov 2011 at 21.13
sekarang cerita diperjalanan, dipesawat yang lamanya lebih dari 15 jam mana, full jadi pada waktu tengah malam ,lampu sudah dimatiin, dan Elma dapat kursi yg rownya 4 org, hanya terisi ujung satu org,dan yg ujung satu E, jadi 2 kursi tengah kosong, kok org itu tidur sambil duduk, ahirnya lihat sekeliling, udah pada tidur, ada yg nempel ketemen sebelahnya, ada yg nempel ke t.v. didepannya. mau tau ap yg e kerjain, buka kedua TANGAN KURSI, maka kedua kaki bisa naik dan diluruskan....,wah kalau rezeki ngak kemana kok. apalagi yg kursi ujung itu,seorang getlemen. dia hanya senyum2.
30 Nov 2011 at 21.28
sampai di Airport Belanda,Schipol mestinya disambut org pake wheell chair,ternyata dibawa dgn mobilmini,seperti di lap.golf. supirnya ibu muda dari Ambon, suaminya org Bandung, wah..baik banget bisa bhs.Indonesia,meskipun besar dan lahir di holand.
beland ke Hanover hanya 45 men. sudah langsung ditunggu whell chair, diurusin semua, sampe dianter keluar ke kursi tunggu, baru mau duduk, cucu2 berlari2,dan manggil2 nenek....nenek.....,wah..pada ganteng2 memakai topi bulu yang ada gambar Spidermannya. sambil ngomong banayk banget... yang neneknya ngak bisa ngerti karena, bhs.German. malamnya nenek dientertain dgn nyanyian2 Germannya. tapi kok ada kata2 Wal Asrinya, kakaknya, Alif yang sudah duduk di elementary scholl, bilang itu bukan nyanyi german, tapi nyanyian Al Quran, wah....
mentang2 nenek ngak ngerti ,diboongin sama Zaki, yang masih duduk di Kindegarten
1 desember 2011, at 20.00
THank u ya, emang seneng banget ditengah2 cucu yg udah sangat dikangenin, malam pertama Umi nya ngelarang cucu2 tidur sama nenek, supaya ngak merubah system, tapi hari kedua terpaksa menambah tempat tidur di kamar nenek supaya cucu2 bisa tidur sama nenek. rupanya tuh cucu2 semalaman ngak tidur, karena kepingin cepat liat neneknya.
1 desember 2011, at 20.40
cerita hari kedua, Abi dan Umi terpaksa menambah tempat tidur di kamar nenek, karena desakan cucu2. hari ini mau anter Alif ketemu dr nya. makan siang di Rest. Turky yg terkenal, waw..memang super makanannya, disebelah rest. itu ada rest.Turki yg ngak terlalu mahal dan all u can eat. tapi Abi bilang lain kali boleh di coba, tapi sekarang mau kasi tau mama makanan arab yg enak...dari sana baru kedokter nya Alif, wah...kemana2 naik train dlm kota, cape banget, dan E. sering duduk2 dulu di coffee shop. keputusan, Abi dan Umi harus beli, whell chair. jadi sebelum beli whell chair, ngak bisa jalan2. semalam Umi dan Abi udah lihat2 di inernet, orang2 yg jual barang seken maupun baru, wah modelnya macem2 dan harganya, separuh jkt. kata Umi lebih baik yg pake listrik aja. percaya ngak, ada sistem lelang, misal dipasang harga Euro 50,- boleh nawar dari Euro 1,-
1 Des 2011, at 20:55
Elma sedang mikir bagaimana caranya, tetap makan 3x tapi ngak nambah gemuk, Umi dan Abi memaksa untuk tidak skip makan malam, alasan mereka musim dingin itu membutuhkan banyak energy u pembakaran dll, mau ngak nurut, nanti Umi b.t. mau ngikutin car mereka wah.... gimana, mereka minumnya bukan air putih, makannya chiken atau beef yg diberi bumbu dan dipanggang di oven, menu itu yg disukai Alif dan Zaki, juga mudah u Umi bikin, tapi heavy banget, tapi anehnya mereka ngak gemuk, mungkin karena kemana2 berjalan cepat dan naik train. kata mereka makanan disini sangat murah, karena semua bahan pokok di subsidi pemerintah.
2 des 2011, at 20:19
Tadi malam,Nana bawain sepatu both, wahh no.nya 42, gede banget, tapi setelah memakai kaos tebel, teryata enak juga, kalau atasnya dilipat,bulunyaa warna putih,keren juga..siang ini Nana dan Jahar,sedang pergi beli wheell chair, karena nanti malam di pertokoan akan ada midnight sale,kata Abi mama boleh pergi berdua dgn Nana, Alif dan Zaki dirumah sama Abi nya.
5 des 2011, at 01:54
Hallo Cun, dulu diajak katanya jaga cucu , tapi masih banyak waktu kok kalau mau kesini , Elma rencana 3 bl kok disini , di tunggu lho.... percaya ngak di sini di kota yang sangat modern ini, masa hal2 yg superstesious masih ada. dimana di pinggir sebuah danau yg sangat indah, kalau ada yg pacaran mereka pasang gembok disatu tiang besar,kemudian ,mereka buang kuncinya ke danau itu,agar langgeng. dan ada juga yang lucu, di daerah pertokoan besar, ditengah2nya ada sebuah jam antique, yg di bajuin dan pridikelly bajunya diganti, siapa yang pingin segera punya jodoh, berdiri disana , beberapa waktu kemudian pasti dapat jodoh, lalu Elma bilang ke Nana sambil guyon, wah... mama perlu berdiri disana dong....
2 des 2011: at 20:31
Sekarang mau masak dulu ah..karena nanti sore ada pengajian temen2 Abi, kira 2 10 org.masak gulai ayam pake bumbu,kari ijo buatan Thailand, ngak tau apa jadinya.plus kerupuk dan macaroni schotel aja. mudah2an temen2 Abi seneng.kata Umi, mama jangan masak dulu, nanti biar dia yg masak, tapi iseng2 dimulai ajalah.
4 des 2011, at 23:29
Down there , outside of the apartement they have a big Bazar, from handycraft, toys, dress, food drink and till the branded things, the musiek, stat from magrib till midnight, last night we went there, but only for short time, because off the rain' now I to go down there to see the muziek concert, but Nana n Jahar going to Nanas university, M.H.H. to bring Zaki to emergency room. because he had temperature since last week. lets hope nothing serious with him, because in this climate, virus is everywhere.
komentar 6 des 2011, at 13.19
Setelah di rotgen ternyata ada virus di paru2nya, dia disuruh istirahat total u 2 hr. kemarin pagi ,bangun jam9.00 lalu disuapin nnk dia mau, mkn nya habis tapi yaitu, nasi sampai kering ditangan, lalu dikasi obat dan jam 12.00 s/d 14.00 tidur lagi , bangun jam 14.00 dikasi makan nasi lagi , habis juga, sore jam 17.00 dikasi segelas susu coklat, Alhamdulillah ngak batuk2 dan ngak ada gemetaran dan ngak panas lagi
komentar 6 des 2011, at 14:29
Sekarang Elma sedang di Comp. Zaki dateng ngedeket,dia bilang nnk Zaki udah bangun , dan Alif baru mau berangkat sekolah bersama Umi nya, Abi bilang ke Alif, supaya nanti jam 15.00 pulang aja ,ngak usah ikut acara natalan , Alif bilang kenapa Abi..???, si Adek, Zaki langsung jawab. E G A L , yang artinya, terlerah aja,
pokoknya kalau Abi Ngomong harus di turut, ...E G A L. as you wish ...Abi.
komentar, 6 des 2011, at 14:41
Elma bener2 bersyukur pada Allah, karena apa yang selama ini kami kwatirkan terhadap Zaki, ternyata ,sekarang ngak ada sama sekali, yaitu ngak bisa ngomong atau ketinggaln perkembangan, ternyata Zaki sekarang, malah bawel banget, dan over P.D. trimakasih ya Allah, di negara yg sangat maju ini , banyak sekali yg bisa ditimba. contoh guru2 disini u anak2, mereka juga ahli jiwa anak2, mereka memberi buku2 p.r. tapi tidak diharuskan selesainya sekian, jadi anak2 itu, punya irama belajar sesenang hatinya, malah jadi menunjukan keinginan u berlomba2 menunjukan dia sudah menyelesaikan ,lebih dari teman2nya.
6 des 211, at 14:20
Dari kamar tamu ini, meja kerja Abi didepan jendela,jadi kalau memandang keluar sana keliatan menara gereja tua sekali ada jam besar nya yg berdentang setiap jam ,dan masih berfungsi ,alias masih tepat waktu, disampingnya ada Qubah biru, persis seperti mesjid tapi tidak ada bulan sabitnya. saya bertanya dlm hati, apakah pada saat Islam berjaya di Eropa, gedung itu sebuah mesjid???,tapi menurut Jahar, itu gedung tempat, kantor berita, seperti kita ged.b Berita Antara. dan disebelah kiri jendela saya ada pohon besar, yang hanya ada ranting2 kering kecoklatan. tempat bertenggernya banyak burung gagak, wah Elma ngak suka banget bunyinya. karena kami tinggal di lt 4. maka gedung2 berlantai 3 hanya kelihatan gentengnya.
komentar ke pertanyaan de titi, 6 des at 14:24
Ti, apart.Umi ini persis di tengah segala kegiatan kota, kalau kita keluar pintu menuju ke kanan , disitu banyak gedung2 kementriannya, ada DPR, ada Depkes , ada kantor Berita, Gereja , danGedung2 pemerintahan.
kalau keluar pintu belok kanan maka kita betul2 ditengah2 pertokoan besar, persis kaya suasana di Orchard Road, toko2 barang Branded, sampai toko2 Antiq jl. Surabaya, pokoknya heboh deh, kalau kita teruskan dari pertokoan itu nyeberang jalan, udah ketemu station besarnya Ban Hof. cakep deh stationnya di bawah tanah ada 3 lanti, bisa pake escalator ,atau lift. sedangkan atasnya ada shopping center.harganya tidak semahal , shoping center dekat apart, Umi.
Ti, thank you verymuch ya, untuk semua2nya, sampai hari ini, udah 8 hr, Mama di Hanover, masih seperti ngak percaya,mama bisa sampai disini. dgn keimingrasiannya yg sangat berbelit2 dan rekening yg harus besar.once againt. thank you to Titi n Benny , Nana n Jahar. God bless all of you.
de titi: Amiin.. Hehe, seru ya ma di sana. Insya Allah one day titi,benny,raffy,dayyina bisa kesana jg ya.. Amiin
bener deh De, kotanya, bener2 besar, dan kobinasi clasic dan super modern, smapai mama berpikir kalaulah cucu2 mama yang laki2 udah gede, biarlah mereka jadi Insinyur di German ini, tehnology dan arsitekturenya , canggih banget.
sebenarnya, kota Hanover ini didirikan pd th 1639, saat itu masih banyak sekali ladang manusia hanya 50% dari luas daratannya. th 1939, mereka sudah penuh penduduk dan sudah banyak pembangunan,tapi pada perang Dunia II th 1945, kota Hanover, hancur musnah, anehnya yang tinggal hanya Kantor Balaikota (yg Mama Berfoto didepannya, serta gereja yang ada jam tua dan yam yg terbuat dari Emas/tembaga.
bayangin , sama dgn kemerdekaan kita dia sudah begitu bagus kotanya, transportasinya, dan kemajuan menajemen ekonomi rakyatnya, disini org sudah ngak perlu mikir u makan ,sekolah, transport, dan kesehatan, semua pemerintah yg mikir dan atur.mestinya mereka sehat badan dan bathin, tapi kok masalah bunuh diri makin meningkat. tapi ada yang aneh orang2 disini ngak mau beli rumah, mereka ngak ingin investasi di rumah, jadi ,kalau tua mereka hanya menikmati jalan2nya. dan barang2 mereka biasanya, dijual ketoko2 barang bekas aja. karena anak2nya udah ,ngak ada tempat.
6 des 2011, at 20:37
sudah dua hari ini Zaki ngak sekolah ,harus istirahat total selama 2 hr. Alhamdullillah makannya bagus, tidurnya bagus dan Elma ,percaya dgn bacaan Shalawat " THIBBIL QULUB " yg dibacain 3x sehari, yg mohon diberi kesembuhan, bunyinya kira2 seperti ini ; ALLAHUMMA SHALLI ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADIN THIBBIL QULUUB, WA DAWAA-IHAA ,WA AFIATIL ABDAANI WA SYIFAA-IHAA , WA NUURIL ABSHAAR WA DHIYAA-IHAA WA ALAA AALIHII WA SHAHBIHII WA SALLIM. KATA dr.Nana obat antibiotiknya, kental banget, 21/2 x antibiotik di Indonesia. tapi semua kesembuhan kita minta tolong pada Allah, dokter hanya penjembatani. benar ngak dr.Nana
Alhamdullillah, dia sudah lumayan sembuh, tapi hari ini ,belum masuk sekolah ,kata dr.Nana masih perlu istirahat,tapi ini sedang siap2 mau kebawah sebentar,lihat2 mantel u mama ,karena yg dari Jkt ngak menjukupi menahan dingin, keadaan udaranya berganti2, kadang bagus matahari bersinar,tapi mendadak angin dan gerimis serta dingin yg sangat.
bersambung....
Note: waktu yg tertera masih menunjukkan waktu WIB, untuk waktu Hannovernya dimundurkan 6 jam persis. kalau di jakarta pukul 12.00 siang berarti di Hannover pukul 06.00 masih sangat gelap, belum masuk sholat shubuh.

"Ketika seorang teman menyakiti kita, maka hendaklah kita menuliskan kejahatannya itu di atas pasir, agar ada angin toleransi yang meniupnya sehingga ia terhapus dengan mudah.
Tapi ketika seorang teman berbuat baik kepada kita, maka kebaikan itu harus ditulis di atas batu, agar tidak ada jenis angin apapun yang bisa menghapusnya"
(Tarbawi)

Saya memperhatikan budaya orang Jerman, hari senin sampai hari Jum'at mereka kerja dengan sungguh-sungguh, dan orang Jerman biasanya sangat sulit untuk melakukan kerja di luar waktu kerjanya (overtime). jam kerja di Jerman rata-rata dari pukul 08.00/09.00 CET s.d pukul 16.00/17.00 CET, setelah itu mereka ingin secepatnya pulang beristirahat dan tidak mau direcokin dengan urusan pekerjaan lagi. begitulah budaya mereka dalam bekerja. rutin setiap hari sampai hari Jum'at.
akhir pekan, mulai Jum'at malam sampai ahad malam, biasanya mereka happy and fun, bisa berupa party, didalamnya ada minum alkhohol, sex, atau paling tidak mereka jalan-jalan dan konkow-konkow di cafe dan bar.
kemudian secara berkala, mereka juga akan mengambil cuti untuk liburan, misal ke Bali, Florida, Afrika dan tempat-tempat lainnya. sebagian besar masyarakat Jerman tidak mementingkan rumah yang besar, mereka cukup tinggal di appartemen yang layak, namun tidak terlalu besar, padahal pendapatan mereka memadai untuk mempunyai rumah. kenapa? jawabannya adalah rata-rata mereka tidak mau repot, dan menyimpan uangnya untuk liburan. liburan merupakan aktivitas sangat penting dalam kehidupan mereka. saking pentingnya lebih penting dari pada memiliki rumah.
mengapa aktivitas liburan menjadi sangat penting?, karena saya menduga, mereka tidak menemukan ketenangan jiwa dalam kehidupannya. belakangan semakin marak kejadian orang Jerman yang bunuh diri dengan cara menabrakkan diri ke kereta api. Naudzubillah summa naudzubillah...jangan pernah di contoh!.
untuk mendapatkan ketenangan jiwa, mereka sangat kaku dalam jam kerja, kalau sudah lewat jam kerjanya mereka sama sekali tidak mau diganggu, kemudian akhir pekan mereka mabuk-mabukan,pesta sex, jalan-jalan, dan secara berkala mereka liburan...dan itu semua untuk mendapatkan ketenangan jiwa.
apa itu bahagia.
Allah menciptakan 3 unsur dalam setiap diri manusia, yaitu jasad (jasmani), akal, dan ruhani. setiap unsur ini mempunyai kebutuhannya masing masing, Jasmani mempunyai kebutuhan terhadap makanan yang halal dan toyyib, kebutuhan biologis, istirahat, dan olahraga yang teratur. akal mempunyai kebutuhan berupa ilmu pegetahuan. dan kebutuhan ruhani adalah dzkikrullah (QS 13:28) dan dengan dzikrullah (selalu mengingat Allah) inilah ketenangan jiwa didapatkan. nah, bahagia adalah terjadinya keseimbangan pemenuhan kebutuhan jasmani, akal dan ruhani. dengan demikian prototipe orang yang bahagia tersebut adalah secara jasmani seperti atlit yang tangguh, secara akal adalah orang yang berpendidikan (mempunyai ilmu pengetahuan) dan jiwanya tenang karena dzikrullah (selalu mengingat Allah).
apa yang salah dari budaya orang Jerman saat ini, secara jasmani mereka sehat, bugar dan rata-rata berolahraga dengan teratur, secara akal rata-rata berpendidikan, ternyata yang salah adalah mereka tidak menemukan ketenangan jiwa, dan mereka mencari-cari ketenangan jiwa tersebut, dalam bentuk minum alkhohol, sex bebas, liburan secara berkala. dan yakinlah itu hanya pelampiasan sesaat dan tidak benar-benar obat yang tepat.
Beruntunglah kita yang Allah beri hidayah kepada diri kita dan keluarga kita, sehingga sedari awal sudah Islam, dan perhatikanlah bahwa Allah menciptakan tahapan-tahapan yang sangat teratur bagi kita seorang muslim untuk menjaga ketenangan jiwa, setiap hari Allah menciptakan paling tidak 5 kali sehari semalam bagi kita untuk dzikrullah dalam bentuk sholat, dan jika kurang kita dianjurkan untuk menambahkan dalam bentuk bangun di tenggah malam (Qiyamullail) dan sholat dhuha, serta sholat sunnah lainnya. kemudian Allah menciptakan sholat jum'at bagi laki-laki untuk berkumpul mendengarkan tausyiah dan shilaturahmi, kemudian Allah menciptakan ramadhan sekali setahun, dan juga Allah menciptakan Haji dan Umroh untuk bagi kita liburan dan melihat-lihat bumi Allah yang lain. dan tidak salah bagi seorang muslim jika mempunyai agenda rutin liburan, karena melalui Haji, kita juga di isyaratkan untuk melihat-lihat bumi Allah yang lainnya, dalam rangka mengambil pelajaran.
sebagai otokritik untuk kita umat Islam adalah, adakalanya kita kurang memperhatikan kebutuhan jasmani dan akal kita, kalaulah kita mampu memperhatikan kebutuhan jasmani dan akal kita seperti kebanyakan orang Jerman plus ruhani yang baik, maka yakinlah umat Islamlah yang menjadi umat terbaik. Amin.
semoga bermanfaat
Musim Dinggin, Holzmarkt 4 Hannover,
tengah malam 04.37 CET,20 nov 2011
Jaharuddin
------
CET = Central Europe Time

If you want something you’ve never had, you must be willing to do something you’ve never done....artinya lebih kurang begini...Jika Anda menginginkan sesuatu yang belum pernah anda miliki, Anda harus bersedia melakukan sesuatu yang belum pernah Anda lakukan....saya tidak tahu persis siapa yang pertama kali mengungkapkan kalimat ini, namun saya temukan di Internet dan kalimat ini juga pernah di kutip James Gwee, seorang trainer berkebangsaan Singapore yang CD dan Buku-bukunya sering saya baca dan saya jadikan referensi dan inspirasi saat bekerja dibidang marketing di salah satu perusahaan swasta di Jakarta.
kalimat ini memberi inspirasi bahwa setiap diri kita harusnya menyadari bahwa perubahan tersebut adalah tuntutan alam bagi diri kita untuk berkembang, cobalah anda lihat tubuh kita sendiri, juga mengalami perubahan, lingkungan kita juga mengalami perubahan, dan seterusnya. pada akhirnya hanya orang-orang yang mampu berubah sesuai dengan tuntutan zamanlah yang bisa mendapatkan tempat pada zaman selanjutnya.
nah jiwa perubahan ini penting disadari oleh setiap individu, kalaulah ada perkataan sebagian kecil orang yang mengatakan ...sudahlah, kita gini-gini ajalah...ngak usah neko-neko....pernyataan ini paling tidak setengah optimis. mulai merasa ngak perlu berubah. ini fatal dan akhirnya bisa jadi tidak bisa ikut dalam gerbong perubahan...
kalimat di atas juga memberi inspirasi bahwa kalau kita ingin mencapai hasil yang berbeda dari masa lalu kita, maka pastikan cara untuk mencapainya juga dilakukan dengan cara yang berbeda, karena jika tujuan anda berubah sementara cara yang anda pakai masih cara lama...maka bisa di duga tujuan anda tidak tercapai...atau kalau pun tercapai ada faktor x yang sesungguhnya itu berbeda dari sebelumnya.
kalimat ini juga memberi inspirasi bahwa anda secara individu maupun anda sebagai organisasi dari tahun ketahun di haruskan untuk melakukan evaluasi, apakah cara yang dilakukan dan tujuan yang telah di tetapkan perlu di rubah atau tidak. hindari tujuan berubah/target semakin tinggi , namun program/cara untuk mencapainya sama dari tahun ke tahun.
semoga bermanfaat.
jahar






